Pleno KPU Rohul Usai, Saksi Paslon Nomor Urut 3 Tolak Beri Tanda Tangan

PASIRPENGARAIAN – Hari ini, Rabu (16/12/2020), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hulu (Rohul) menggelar rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan hasil Penghitungan suara tingkat Kabupaten dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu periode 2021-2024.
Agenda rapat pleno digelar di Hotel Sapadia, Pasir Pengaraian dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
Di dalam rapat, turut hadir ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohul , Elfendri, ketua Badan pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rokan Hulu, Fajrul Islami Damsir, SH.,MH, Saksi dari masing-masing calon Bupati baik dari Pasangan nomor urut 1, 2 maupun 3.
Awalnya penyampaian hasil penghitungan surat suara dari Kecamatan berjalan lancar, namun beberapa kali mendapat Interupsi dari Saksi calon Bupati/Wabupati Rohul nomor urut 3, Hafith Syukri-Erizal ST.
Saat itu, Jenewar dan Edi Sarifudin dipercaya sebagai saksi dari pasangan calon Bupati/Wabupati Rohul yang dikenal dengan jargon Gaspol. 
Disampaikan Edi Sarifudin, terdapat beberapa kejanggalan dan dugaan pelanggaran yang terjadi pada pilkada serentak 2020 di Negeri Seribu Suluk.
“Salah satunya di perusahaan yang ada di Kecamatan Tambusai Utara, kita temukan faktanya bahwa perolehan suara nomor urut 2 berbanding jauh dengan paslon nomor urut 1 maupun 3,” jelas Edi. 
Diakui Edi, atas dasar itu saksi nomor urut 3 tidak ikut menandatangani berbagai surat pernyataan dari KPU Rohul selain dari surat keterangan pengambilan berkas. 
Ketika ditanyakan terkait langkah apa yang akan dilakukan oleh Tim pemenangan Paslon calon Bupati Rohul, Hafith-Erizal, Edi mengatakan akan merapatkan hal tersebut bersama Tim tertinggi.
Ditempat yang sama, ketua KPU Rohul, Elfendri mengatakan Pilkada Rohul 2020 telah berakhir, dan diharapkan masyarakat  dapat kembali ke aktivitasnya masing-masing.
“Kita menganggap keputusan ini telah berakhir, dan kita berharap setiap paslon mau menerima,” jelas Elfendri.
Ketika ditanyakan terkait pihak saksi paslon Bupati nomor urut 3 yang keberatan dengan hasil surat suara, Elfendri mengatakan akan mengikuti prosedur yang berlaku.
“Keberatan paslon sesuai dengan PKPU 19 tahun 2020, apabila itu disampaikan diakhiri acara, maka akan dituangkan ke dalam D keberatan saksi, dan itu telah kita lakukan,” tambahnya.