Cegah Penularan Covid-19, Wagubri : Dimohon Masyarakat Tidak Berkumpul di Malam Tahun Baru

PEKANBARU – Menuju Natal dan tahun baru 2021, Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution berharap di malam tahun baru masyarakat tidak melakukan kegiatan berkumpul guna mencegah terjadinya klaster penularan baru Covid-19.
Hal ini disampaikan Edi Natar saat memimpin rapat koordinasi pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, Kamis (17/12/2020) secara Video Conference (Vidcon).
“Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu upaya-upaya yang harus dilakukan yakni memastikan keamanan dari pihak terkait sehingga libur di akhir tahun bisa berjalan aman dan nyaman,” ujarnya.
Pada Vicon tersebut, Wagubri menginginkan agar masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal bisa berjalan tenang dan aman.
“Saya juga mengingatkan agar masyarakat dapat berlibur dengan aman, untuk itu langkah antisipasi utama yang harus ditegakkan adalah menjalankan protokol kesehatan secara konsisten,” jelas Wagubri.
Sementara itu, laporan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa pihaknya telah bersiap menghadapi libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Dengan meningkatkan fasilitas kesehatan termasuk memperbanyak ruang isolasi, ketersediaan ruang ICU, ventilator dan alat kesehatan lainnya. Selain itu juga  mempersiapkan 48 rumah sakit rujukan dengan 1.594 tempat tidur (104 ICU dan 1490 isolasi).
“Kami juga menyiapkan sebanyak 45 sarana Isoman dengan 1.305 tempat tidur,” ujarnya.
Disektor Transportasi, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Riau Indra Putra Yana M.Si mengatakan menjelang hari raya Natal dan tahun baru 2021, Dishub Provinsi Riau jaga melakukan pengetatan protokol kesehatan (Prokes) guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 serta siapkan tranportasi untuk masyarakat yang mau mudik.
Kemudian, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan selama 15 hari terhitung tanggal 21 Desember 2020 – 4 Januari 2021 mendatang, Polda Riau dan jajaran yang didukung TNI, Kementerian/Lembaga serta mitra Kamtibmas lainnya akan menyelenggarakan operasi kepolisian terpusat dengan sandi operasi “Lilin Lancang Kuning 2020” di seluruh wilayah hukum Polda Riau.
“930 personi Polri akan dikerahkan yang terdiri dari Polda dan Polres, serta 1.422 personil dari instansi terkait,” kata Kapolda Riau
Seperti tahun sebelumnya, Kapolda Riau mengatakan sasaran kegiatan pengamanan akan dipusatkan di 1.402 Gereja, 97 lokasi objek wisata, taman hiburan, pantai, lapangan, gedung pertemuan, hotel/penginapan, 137 mall/pusat perbelanjaan, 1 bandara udara internasional, 15 terminal, dan 29 pelabuhan.