FADIKSI Unilak Kolaborasi dengan UTHM Malaysia dalam Academic & Cultural Exchange Programme

PEKANBARU – Fakultas Pendidikan dan Vokasi (FADIKSI) Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru berkolaborasi dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dalam kegiatan “Academic & Cultural Exchange Programme”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan akademik sekaligus membuka ruang pertukaran wawasan, budaya, dan pengalaman antara kedua institusi pendidikan tinggi.
Delegasi FADIKSI Unilak dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Herlinawati, M.Ed. selaku Ketua. Turut serta dalam delegasi tersebut Dr. Herdi, M.Pd., Dr. Al Khudr Sembiring, M.Pd., Dr. Sean Marta Efastri, M.Pd., dan Dr. Refika Andriani, M.Pd.
Sementara itu, dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia hadir Prof. Madya Ir. Dr. Norwati Binti Jamaluddin serta Prof. Madya Dr. Nur Shaylinda Binti Mohd Zin dari Faculty of Civil Engineering and Built Environment (FKAAB) dan Dr. Zulkhibri Bin Baharom Director Brainy Bree Academy.
Program pertukaran akademik dan budaya ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi kedua perguruan tinggi untuk memperluas jejaring kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta pengenalan budaya kedua negara.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik, tetapi juga membangun komunikasi dan pemahaman yang lebih erat mengenai lingkungan pendidikan serta budaya Indonesia dan Malaysia.
Dekan FADIKSI Universitas Lancang Kuning, Assoc. Prof. Dr. Herlinawati, M.Ed., menyampaikan bahwa kolaborasi internasional seperti ini memiliki nilai penting dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperluas wawasan sivitas akademika.
Menurutnya, pertukaran akademik dan budaya dapat menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan antara FADIKSI Unilak dengan institusi pendidikan tinggi di Malaysia.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ruang pertukaran ilmu dan pengalaman, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Malaysia. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dalam berbagai bidang,” ujarnya.
Sementara itu, keterlibatan akademisi dari FKAAB UTHM turut memberikan perspektif dan pengalaman yang dapat memperkaya proses pertukaran pengetahuan dalam kegiatan tersebut.
Melalui Academic & Cultural Exchange Programme, FADIKSI Unilak dan UTHM diharapkan dapat terus mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi, baik dalam kegiatan akademik, penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, maupun program pertukaran budaya.
Kolaborasi ini sekaligus memperkuat komitmen kedua institusi dalam membangun jejaring pendidikan tinggi yang lebih luas di tingkat internasional serta menciptakan peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua perguruan tinggi.