Tingkatkan Kompetensi Guru, SPs Unilak Sosialisasikan Magister Vokasi di 3 Kabupaten

PEKANBARU – Sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Provinsi Riau, Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar sosialisasi Program Studi Magister Pendidikan Vokasi Keteknikan. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari di tiga kabupaten secara berturut-turut, yaitu Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir (3-6 Februari 2025). Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berperan strategis dalam mencetak lulusan siap kerja dan berdaya saing tinggi.
Tim promosi Sekolah Pascasarjana Unilak yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Dr. Rizki Novendra, S.Kom., M.MSI., bersama Sekretaris Program Studi Yogo Turnandes, M.Kom., Dosen Vokasi Keteknikan Dr. Yogi Yunefri, M.Kom., serta Staf Pascasarjana Idon Rivotra, S.S., mendapat sambutan antusias dari para pendidik di setiap daerah yang dikunjungi. Hal ini menunjukkan besarnya minat dan kebutuhan tenaga pengajar SMK terhadap peningkatan kompetensi dalam bidang pendidikan vokasi, khususnya di sektor keteknikan.

Dalam setiap sesi sosialisasi, Dr. Rizki Novendra menyampaikan materi bertajuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi: Prodi Magister Pendidikan Vokasi Keteknikan Sosialisasikan Kurikulum yang Sesuai dengan Spektrum SMK. Doktor Muda itu menegaskan bahwa program magister ini merupakan satu-satunya di tingkat pascasarjana yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik SMK dalam bidang keteknikan. Kurikulum yang ditawarkan telah diselaraskan dengan kebutuhan industri dan standar pendidikan vokasi, sehingga lulusannya diharapkan dapat menciptakan metode pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi terkini.
“Pendidikan vokasi memiliki peran vital dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten di bidangnya. Oleh karena itu, tenaga pendidik SMK harus terus mengembangkan diri agar dapat memberikan pembelajaran berbasis industri dan teknologi yang mutakhir. Program Magister Pendidikan Vokasi Keteknikan Sekolah Pascasarjana Unilak hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan kurikulum yang dirancang sejalan dengan spektrum SMK dan tuntutan dunia kerja,” ujar Dr. Rizki Novendra.

Selain itu, Dr.Rizki juga menekankan bahwa lulusan program ini akan memiliki kompetensi yang lebih unggul dalam menyusun kurikulum berbasis industri, menerapkan metode pembelajaran modern, serta mengembangkan riset terapan yang dapat meningkatkan daya saing lulusan SMK di pasar kerja global. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi individu tenaga pendidik, tetapi juga berkontribusi secara luas terhadap kemajuan pendidikan vokasi di Provinsi Riau.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak guru SMK yang memahami pentingnya pendidikan lanjutan guna meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah kejuruan. Dengan bertambahnya tenaga pendidik yang memiliki kualifikasi akademik lebih tinggi dan wawasan yang lebih luas, mutu pendidikan vokasi di Provinsi Riau dapat meningkat secara signifikan. Hal ini selaras dengan visi untuk menciptakan lulusan SMK yang tidak hanya siap kerja tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan industri dan teknologi global.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah strategis Unilak dalam mendukung peningkatan daya saing pendidikan vokasi di Indonesia. Dengan semakin banyaknya guru SMK yang berkompeten, diharapkan dunia pendidikan vokasi di Riau dapat berkembang lebih maju dan berorientasi masa depan, sejalan dengan kebutuhan industri dan tuntutan zaman yang terus berubah.