Sumur Eksplorasi Kota Lama Berhasil Memproyeksikan 70 Sampai 80 Barrel Perhari

PASIRPENGARAIAN – Sebagai salah satu wilayah di Provinsi Riau yang diketahui memiliki potensi minyak, SKK Migas melalui Pertamina Hulu Energi (PHE) Siak yang telah melakukan pengeboran minyak sumur Ekplorasi Kota Lama berhasil memproyeksikan 70 Sampai 80 Barrel perhari.
Diketahui pengeboran  minyak sumur Eksplorasi Kota Lama tersebut telah disaksikan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, H Sukiman pada Selasa (01/10/2019) silam.
Sedangkan untuk peresmian Sumur Eksplorasi 02 sendiri resmi dibuka langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H Indra Gunawan melalui kegiatan Put On Production (POP) di Kebun Sei Intan PTP V, kelurahan Kota Lama, Kecamatan  Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (03/08).
Dalam kata sambutannya, Wabup Rohul H. Indra Gunawan mengaku bahwa Pemkab mendukung penuh Put On Production (POP) Sumur Eksplorasi 02 oleh SKK Migas melalui PHE Siak, kegiatan ini sesuai kewenangan sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kita mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT, di Kunto Darussalam ini ada sumur minyak, tertumpang harapan untuk masyarakat terutama membuka Lapangan Kerja dan Pembagian DBH Migas untuk daerah bisa meningkat,” harap Wabup
Pria yang akrab disapa Ujang Lurah tersebut berharap dengan Potensi minyak yang ada di Rohul, tentu diharap dapat dikelola dengan baik oleh SKK Migas melalui PHE Siak. Seperti Potensi Sumur Minyak di Kunto Darussalam dan Rokan IV Koto.
“Kami sangat berharap kepada PHE Siak dan SKK Migas yang merupakan kontraktor kontrak kerja sama di bawah pengendalian dan pengawasan diharapkan kerja sama yang baik terutama dibuka dititik potensi minyak di Rohul,” Katanya.
Lanjut Indra Gunawan, dari data yang dimiliki, diketahui sebelumnya telah dibuka di Kumis 01 tetapi tidak ada minyak, sedangkan Sumur Kumis 02 terdapat minyak dan 03 jadi beberapa titik ini kita harapkan kerjasama yang baik, SKK Migas Melalui PHE Siak hari ini merealisasikan Tajak Sumur Eksplorasi Kumis 02 di Kecamatan Kunto Darussalam,” Tambahnya.
Wabup berharap, dengan telah di mulainya POP pada hari itu, tentu diharapkan akan menambah masukan untuk Rokan Hulu dibidang DBH Migas dan peningkatan lapangan kerja, demi kesejahteraan bagi masyarakat Rokan Hulu yang lebih baik.
Sementara itu, Field Meneger PHE Siak Bomantara Zaelani mengatakan produksi Sumur Eksplorasi Kumis 02 Kota Lama ini diproyeksikan 70-80 Barrel / hari.
“Ini adalah sumur pertama kami diluar Step Out kita, makanya disini kami sebut eksplorasi sehingga ini menjadi sumur sebagai evaluasi kami kedepan,”
“Kalau sumur ini tetap ekonomis dan produksinya bagus terus, ada kemungkinan kami akan mengembangkan atau menambah beberapa sumur lagi di daerah ini,” katanya.
Bomantara mengakui bahwa Potensi Sumur 03 Kota Lama memiliki potensi yang mirip dengan Sumur Kumis 02, namun memiliki karakteristik yang lebih kental dan memerlukan peralatan tambahan untuk memproduksikan sumur tersebut.
“Makanya EPI nya lebih tinggi lebih bagus, ini kami uruskan lebih awal. Ini juga sebagai Bensmark, supaya ini bisa sebagai contoh akan kami lakukan di Sumur Kumis 03 nantinya,” jelasnya
Terkait Rohul memiliki potensi Sumur minyak, Lebih lanjut dikatakan Bomantara, secara Global PHE Siak mendapatkan limpahan WK dari CPI. PHE Siak telah mempelajari Sumur Minyak Kumis 3 Kota Lama.
“Untuk sementara telah kami pelajari dan dibuktikan dengan pengeboran di Kumis 02 dan Kota Lama 3. Ternyata memang ada minyak. Untuk kedepan, 2 poin ini sebagai langkah kami apakah ini cukup potensial secara ekonomi untuk dikembangkan,” terangnya.
Ditempat yang sama, Kepala SKK Migas Sumbagut diwakili Spesialis Pratama Dukungan Bisnis Wisnu Wardhana menyambut baik dengan adanya POP Produksi Sumur Kumis 02 Kota Lama.
“Alhamdulillah kami menyambut baik dengan adanya POP Produksi Sumur Kumis 02 Kota Lama, ini merupakan salah satu tambahan produksi yang sangat kami harapkan untuk menambah produksi Migas secara Nasional,” ujarnya
“Hal ini sangat diperlukan supaya kita bisa mencapai target Lifting tahun 2021 sebesar 70500 Barrel / hari dan kami sangat menghargai dengan adanya sinergi dan kerjasama yang baik dan dukungan Pemda Rohul,” katanya
Wisnu melanjutkan bahwa SKK Migas mendukung Pengembangan potensi sumur Minyak di Rohul, akan tetapi dibutuhkan pengkajian dan Ekonomis terlebih dahulu.
“Memang daerah Rohul ini ada beberapa tempat yang disinyalir ada potensi minyaknya, cuman kita harus melalui kajian keekonomian apakah sumber minyak itu memiliki nilai ekonomis apabila kita eksplorasi dan eksploitasi,” katanya
Untuk Sumur Kumis 02 Proyek PHE siak tambah Wisnu, pihaknya akan melihat tingkat produksinya, terus stabilitas angka produksi serta akan menghitung keekonomiannya.
“Kalau memang sesuai harapan, kita akan mulai mengembangkan lebih banyak lagi sumur di wilayah Rohul,” Tutup Wisnu.