PEKANBARU – Semangat mempererat tali persaudaraan serumpun Melayu mewarnai silaturahmi antara Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Laskar Melayu Bersatu (DPP LLMB) dan Perkumpulan Laskar Melayu Langkat Indonesia (PLMLI) di Pekanbaru, Sabtu (11/7/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam menjaga marwah adat, budaya, serta jati diri Melayu di tengah dinamika perkembangan zaman.
Silaturahmi tersebut dipimpin langsung oleh Datuk Panglimo Pucuk DPP LLMB, Datuk Ismail Amir, S.H., M.H., didampingi jajaran pengurus DPP LLMB. Hadir pula Datuk Pembina DPP LLMB, Prof. Adolf B. Tambusai, M.Pd., bersama Ketua Umum PLMLI, Satria Badi, S.E., yang didampingi sejumlah pengurus dari Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat persatuan organisasi kemelayuan sebagai fondasi dalam melestarikan warisan budaya Melayu sekaligus meningkatkan kontribusi masyarakat Melayu terhadap pembangunan daerah dan bangsa.
Dalam sambutannya, Datuk Panglimo Pucuk DPP LLMB, Datuk Ismail Amir, S.H., M.H., menegaskan bahwa silaturahmi merupakan warisan luhur masyarakat Melayu yang harus terus dipelihara. Menurutnya, hubungan antara Riau dan Langkat telah terjalin sejak lama melalui sejarah, bahasa, adat istiadat, serta nilai-nilai budaya yang sama.
“Melayu tidak hanya dipersatukan oleh sejarah, tetapi juga oleh semangat menjaga marwah dan kehormatan. Karena itu, silaturahmi seperti ini harus menjadi awal lahirnya kolaborasi yang lebih besar demi kemajuan masyarakat Melayu,” ujar Datuk Ismail Amir.
Ia menambahkan bahwa organisasi kemelayuan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor dalam pelestarian adat dan budaya, membina generasi muda, serta memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin majemuk.













