PEKANBARU – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Fakultas Pendidikan dan Vokasi, Universitas Lancang Kuning, melaksanakan kegiatan bertajuk “Peningkatan Pemahaman Siswa Teknik Otomotif terkait Konversi Energi Terbarukan Kendaraan Listrik” di SMKN 5 Pekanbaru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi sekaligus mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi transformasi industri otomotif menuju era kendaraan listrik.
Kegiatan diikuti oleh siswa Program Keahlian Teknik Otomotif dengan rangkaian kegiatan berupa penyampaian materi, demonstrasi sistem kendaraan listrik, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar energi terbarukan, prinsip kerja kendaraan listrik, sistem konversi energi, komponen utama kendaraan listrik, hingga perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari aktifnya peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab mengenai teknologi kendaraan listrik, efisiensi energi, sistem pengisian baterai, hingga peluang karier di industri otomotif masa depan. Selain itu, peserta juga mengikuti evaluasi pembelajaran menggunakan platform Kahoot! yang membuat suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai teknologi kendaraan listrik. Nilai rata-rata peserta mengalami peningkatan dari 58,4 pada saat pre-test menjadi 84,7 pada post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang mengombinasikan penyampaian materi, demonstrasi, diskusi, dan evaluasi berbasis teknologi mampu meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan.
Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat, Bapak Fajar Maulana, M.Pd.T, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata perguruan tinggi dalam menjembatani perkembangan teknologi industri dengan dunia pendidikan vokasi.

“Perkembangan kendaraan listrik merupakan sebuah keniscayaan yang harus direspons oleh dunia pendidikan, khususnya SMK sebagai pencetak tenaga kerja terampil. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa tidak hanya memahami konsep dasar kendaraan listrik, tetapi juga memiliki motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan industri. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah seperti ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi era transisi energi dan industri otomotif masa depan,” ujar Fajar Maulana.
Sementara itu, Kepala SMKN 5 Pekanbaru, Bapak Lukman, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan PKM yang dinilai sangat relevan dengan perkembangan dunia industri saat ini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada tim dari Universitas Lancang Kuning atas terselenggaranya kegiatan ini. Materi yang diberikan sangat sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di jurusan Teknik Otomotif, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi kendaraan listrik. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut sehingga siswa memperoleh wawasan dan pengalaman belajar yang lebih luas serta semakin siap memasuki dunia kerja,” ungkap Lukman.












