PEKANBARU — Dosen Universitas Lancang Kuning (UNILAK) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Farmatikom Pekanbaru melalui pelatihan bertajuk “Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Mendalam untuk Guru SMK Farmatikom”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pedagogis dan digital guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif, interaktif, serta berpusat pada peserta didik.
Pelatihan yang dilaksanakan pada Juni tersebut mengusung tema peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan e-modul serta media pembelajaran digital. Melalui kegiatan ini, para guru didorong untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran secara bermakna, bukan sekadar sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai pendukung pengalaman belajar yang lebih aktif dan mendalam.
Kegiatan berlangsung melalui penyampaian materi, demonstrasi penggunaan teknologi pembelajaran, praktik penyusunan perangkat ajar, pengembangan e-modul dan media pembelajaran digital, serta presentasi hasil karya peserta. Para guru juga diajak merefleksikan strategi pembelajaran yang dapat mendorong siswa untuk mengeksplorasi materi, berdiskusi, memecahkan masalah, berkolaborasi, dan membangun pemahaman secara mandiri.
Ketua Pelaksana, Dr. Refika Andriani, M.Pd., menyampaikan bahwa penguasaan teknologi perlu berjalan seiring dengan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
“Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bukan hanya tentang menggunakan perangkat digital, tetapi bagaimana teknologi tersebut membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam, menarik, dan relevan bagi siswa. Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi para guru untuk terus berinovasi dan mengembangkan pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik,” ujar Refika.
Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam memastikan bahwa pemanfaatan teknologi tetap berpijak pada tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, pengembangan e-modul dan media digital perlu disertai perencanaan aktivitas belajar yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, membangun pemahaman, menerapkan pengetahuan, dan merefleksikan proses belajarnya.
Pelatihan ini menunjukkan hasil positif melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis guru setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Para peserta juga menghasilkan produk pembelajaran berupa e-modul interaktif dan media pembelajaran digital yang dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan siswa di sekolah.
Selain menghasilkan produk pembelajaran, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi serta kesiapan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif. Penggunaan media digital yang dirancang secara tepat dapat memperkaya penyajian materi, membuka ruang interaksi yang lebih luas, serta membantu guru menciptakan suasana belajar yang lebih kolaboratif dan berpusat pada siswa.
Pihak pelaksana menilai bahwa keberlanjutan program menjadi faktor penting agar hasil pelatihan tidak berhenti pada kegiatan pendampingan, tetapi dapat diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari. Dukungan sekolah, kesempatan untuk mempraktikkan hasil pengembangan di kelas, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk menyempurnakan produk yang telah dihasilkan.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, UNILAK berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan kompetensi guru dan pengembangan inovasi pendidikan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat kualitas proses belajar mengajar.
Ke depan, penerapan e- modul dan media pembelajaran digital diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Dampak penerapannya terhadap keterlibatan dan hasil belajar peserta didik juga perlu terus dievaluasi agar inovasi yang dikembangkan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.