Pada upacara peringatan HGN dan PGRI ke 77 di Kecamatan Kepenuhan Hulu, Wakil Bupati Indra Gunawan mengaku sangat berterima dan mengapresiasi kepada seluruh guru se Kabupaten Rokan Hulu (Rohul.
“Tepat pada 25 November 2020 lalu, seluruh guru setanah air merayakan hari guru yang ke 77, dengan tema ‘Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar’,” kata Wabup dihadapan ratusan hingga ribuan Guru yang hadir.
Dalam pergerakannya, Wakil Bupati Rokan Hulu juga mengatakan Pemerintah Daerah siap mendukung serta memfasilitasi secara baik para guru yang tergabung dalam wadah PGRI, tentunya sesuai dengan kemampuan yang ada.
“Semoga di usia yang ke 77 ini, PGRI sebagai organisasi profesi yang bersifat independen, unitaristik dan non-partisan dapat terus maju dan hadir sebagai wadah perjuangan guru, pendidik dan tenaga kependidikan dalam memperjuangkan NKRI, berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan serta berkhidmat untuk memajukan pendidikan nasional,” kata Wabup.
Di kesempatan yang sama, pria yang akrab disapa Ujang Lurah itu juga berharap agar PGRI tetap semangat dan berkomitmen untuk terus menjadi pelita bangsa, berusaha menerangi, menuntun anak didik ke arah impiannya, membangun kekuatan untuk pendidikan yang lebih baik, demi terwujudnya anak berkualitas Indonesia maju.
“Tanpa guru, kami tidak bisa seperti sekarang, karena sehebat apapun kami, tiada arti tanpa guru, karena selain sebagai pengajar dan pendidik, guru juga menjadi motivator, inspirator akselerator serta administrator bagi dunia pendidikan dalam pembangunan daerah,” tambah Wabup.
Ditempat terpisah, Bupati Rokan Hulu saat diwawancarai terkait peringatan Hari Guru Nasional mengatakan, turut bangga terhadap perjuangan para guru, dimulai dari PAUD, TK hingga perguruan tinggi.
“Itu merupakan perjuangan yang luar biasa, dan itu kenapa beliau kita hargai,” kata Bupati Sukiman.
Dalam rangka mensejahterakan para guru, disampaikan Sukiman, adanya program PPPK (P3K) bagi para guru merupakan salah satu upaya untuk membantu para guru.
“Namun tentunya sesuai dengan batas kemampuan Pemerintah,” tambah Bupati.
Ditengah kemajuan teknologi pada saat sekarang ini, Orang Nomor satu di Negeri Seribu Suluk itu berpesan kepada para guru untuk berpegang teguh terhadap adat istiadat dan budaya Bangsa Indonesia yang terkenal akan santun, baik dan berbudi pekerti baik.
“Harus diutamakan itu, kemudian tentang pendidikan wawasan kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika juga harus diutamakan, mengingat semua itu berkesinambungan menuju ke arah yang lebih baik,” pesan Bupati.