PASIRPENGARAIAN – Status latar belakang Suparman mantan Bupati Rohul kembali menjadi sorotan pasca terjadinya konflik dengan Ketua PP Pekanbaru, Iwan Pansa pada beberapa waktu lalu. Dalam isu yang berkembang ditengah masyarakat, beberapa pihak mempertanyakan terkait latar belakang Suparman yang diketahui ayahnya merupakan bermarga Daulay.
Dalam hal ini, Panglimo Porang Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau, Rokan Hulu, Hardizon Said, SSI.APT.P angkat bicara, Rabu (06/05).
Didampingi Paduko Bosa Ketua LKA Luhak Rambah, H Yusrizal KD SH.MH, Datuk Bendaharo Luhak Rambah, H Marjeni, SE dan Sutan Mahmud Luhak Rambah, Tengku Ramses Mar, Hardizon Said menjelaskan bahwa Suparman M.Si bergelar Sutan Botuah merupakan pria kelahiran Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.
Suparman lahir dari seorang ibu bersuku Ampu, yakni salah satu suku dari Puak Melayu Luhak Rambah Pasir Pengaraian Rokan Hulu, dan ayahnya bermarga Daulay dari Luhak Rambah Pasir Pengaraian yang leluhur ayahnya juga sudah berada di Pasir Pengaraian sejak zaman kerajaan Luhak Rambah tepatnya pada tahun 1680 M.
“Atas persetujuan Raja Rambah, leluhur Ayahnya telah membuka 7 buah Kampung di Luhak Rambah Pasir Pengaraian dengan sebutan Napituhuta dan sekarang sudah berkembang menjadi puluhan kampung di Luhak Rambah Pasir Pengaraian,” terangnya.
Menurut ketentuan Adat istiadat dalam Puak Melayu Luhak Rambah Pasir Pengaraian sambung pria yang akrab disapa Econ itu, perkawinan antara seorang Perempuan puak Melayu Luhak Rambah dengan seorang laki-laki bermarga dari Luhak Rambah Pasir Pengaraian, sesuai dengan ketentuan Adat dilaksanakan dengan prosesi Adat Sumundo (Matrilineal) dan anak yang dilahirkan mengikuti garis keturunan ibunya, dan berhak atas gelar adat, jabatan adat dalam Suku Ibunya.
“Artinya, Suparman adalah asli orang Puak Melayu dan bersuku Ampu dan bernama lengkap, Suparman Ampu gelar Datuk Sutan Bertuah, gelar Datuk Sutan Bertuah yang diberikan atas Persetujuan Datuk Datuk Adat dari lima Luhak, yakni Luhak Rambah, Luhak Tambusai, Luhak Kunto Darussalam, Luhak Rokan dan Luhak Kepenuhan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu,” tambahnya.
Prosesi pemberian gelar Datuk terhadap Suparman tersebut, disampaikan Econ juga dilaksanakan secara adat dan diadatkan dengan memotong 7 ekor Kerbau.













