Dukung Transformasi Pendidikan Abad ke-21, Dosen Unilak Implementasikan E-Modul di Sekolah Rakyat Pekanbaru

PEKANBARU – Tim Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan kegiatan bertema “Implementasi E-Modul Praktikum Biologi di Sekolah Rakyat Pekanbaru sebagai Inovasi Pembelajaran Digital” sebagai upaya mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi serta peningkatan kualitas pembelajaran sains di era digital.
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat melalui diseminasi inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tim pengabdian yang terdiri atas Dr. Rahmat Ramadansur, S.Pd., M.Pd. selaku ketua, bersama Dr. Al Khudri Sembiring, S.Pd., M.Pd., Alia Nuranti, S.Pd., Bintang Oktaviani, S.Pd., dan Amalia Dwi Harini Bahagianti, memperkenalkan penggunaan e-modul praktikum Biologi sebagai media pembelajaran digital yang dirancang secara sistematis, interaktif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik.
Implementasi e-modul ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sumber belajar yang mampu mengintegrasikan teknologi informasi dengan proses pembelajaran praktikum.
Dalam pembelajaran Biologi, kegiatan praktikum memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan proses sains, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta literasi ilmiah peserta didik. Oleh karena itu, pemanfaatan e-modul diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang lebih efektif, fleksibel, dan mudah diakses kapan saja serta di mana saja.
Materi yang disajikan dalam e-modul mencakup tujuan pembelajaran, konsep-konsep Biologi, prosedur praktikum, lembar kerja peserta didik, media visual pendukung, hingga instrumen evaluasi yang terintegrasi secara digital.
Dengan karakteristik tersebut, e-modul tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran mandiri yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses konstruksi pengetahuan.
Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada guru serta peserta didik mengenai penggunaan e-modul sebagai media pembelajaran berbasis teknologi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan e-modul, diskusi, serta praktik langsung untuk memastikan peserta mampu mengoperasikan dan memanfaatkan media pembelajaran tersebut secara optimal.
Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa pemanfaatan e-modul merupakan salah satu strategi inovatif dalam mendukung penguatan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.
Selain itu, penerapan e-modul juga sejalan dengan kebijakan digitalisasi pendidikan yang mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan berpusat pada peserta didik (student-centered learning).
Pihak Sekolah Rakyat Pekanbaru memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan ini karena dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pembelajaran berbasis digital. Melalui implementasi e-modul praktikum Biologi, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang lebih inovatif serta mampu meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik secara berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam mengembangkan berbagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan pendidikan modern, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0.