PEKANBARU — Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Lancang Kuning (Unilak) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui kolaborasi dengan dunia industri. Hal tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Aghnia Sertifikasi Indonesia dan PT Jeap Karya Asih yang dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Prodi K3 Unilak dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja. Tidak hanya memperkuat pemahaman akademik, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan hard skill, wawasan, dan kesiapan profesional mahasiswa di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Dunia kerja saat ini menuntut lulusan K3 memiliki kompetensi yang mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan. Karena itu, keterlibatan mitra industri menjadi penting agar mahasiswa dapat memahami bagaimana konsep dan prinsip K3 diterapkan secara nyata dalam lingkungan kerja.
Dekan Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak, Dr. Herlinawati, M.Ed., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas lulusan.
“Kerja sama dengan dunia industri menjadi langkah penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan wawasan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan antara Unilak dengan dunia industri,” ujar Dr. Herlinawati.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi K3 Unilak, Irham Ansya, S.E., M.K.M., menegaskan bahwa kerja sama dengan PT Aghnia Sertifikasi Indonesia dan PT Jeap Karya Asih merupakan bagian dari upaya Prodi K3 dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia profesional.
“Kami ingin mahasiswa K3 Unilak memiliki kompetensi yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga memiliki hard skill dan wawasan praktis yang dapat diterapkan di lapangan. Melalui kerja sama ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kebutuhan dan praktik K3 di dunia kerja, sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan profesional setelah lulus,” ungkap Irham Ansya.
Ia menambahkan, pengalaman belajar yang bersentuhan langsung dengan dunia industri akan membantu mahasiswa memahami berbagai persoalan K3 secara lebih komprehensif. Hal tersebut diharapkan dapat membentuk lulusan yang mampu berpikir kritis, adaptif, dan memiliki keterampilan dalam mengimplementasikan budaya keselamatan di tempat kerja.
Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan kolaborasi yang lebih luas antara Prodi K3 Unilak dengan kedua mitra, baik dalam bentuk pelatihan, sertifikasi, seminar, praktik lapangan, pengembangan kompetensi mahasiswa, maupun kegiatan akademik dan profesional lainnya.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, Prodi K3 Unilak menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan proses pendidikan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.
Melalui sinergi antara kampus dan industri, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki hard skill, pengalaman, wawasan industri, serta kesiapan profesional untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Prodi K3 Unilak — Bersinergi dengan Industri, Mencetak SDM K3 yang Kompeten dan Profesional.