PASIRPENGARAIAN – Kasus penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus mengalami peningkatan pada setiap tahunnya. Terhitung dari tahun 2013 hingga tahun 2024, kasus HIV di Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 282 kasus.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Hj Siti Zubaidah, M.Kes, Selasa (14/01) saat dikonfirmasi oleh awak media di kantornya.
Berdasarkan data P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, dijelaskan Siti, bahwa tren kasus penularan HIV dan AIDS di Kabupaten Negeri Seribu Suluk mengalami peningkatan pada setiap tahunnya, yang mana sejak tahun 2013 hingga tahun 2024, terdapat sebanyak 282 kasus penularan HIV.
“Dimana dalam pengobatan, ada sebanyak 164 kasus, sebagai contoh dari tahun 2023 ke 2024, ada sebanyak 36 penambahan kasus HIV ini,”terang wanita berkaca mata itu.
Adapun faktor resiko yang dapat tertular HIV ini, dijelaskan Siti ada beberapa populasi kunci, yakni ibu hamil, Wanita Penjaja Seks, Warga Binaan, masyarakat dengan penyakit Tibi, inveksi seksual menular, waria, dan LSL atau Lelaki Seks dengan Lelaki.
“Jadi setiap ibu hamil, kita tetap melakukan kerjasama dengan Bidang Kesehatan Masyarakat untuk dilakukan pemeriksaan triple eliminasi, dan baru-baru ini tepatnya pada HUT HIV Bulan Desember 2024, kita juga telah melakukan pemeriksaan terhadap WBP di Lapas,” terang Siti lagi
Dari penularan HIV di Kabupaten Rokan Hulu, disampaikan Siti, adapun faktor penularan terbanyak disebabkan perlakuan Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) ATAU biasa disebut homo Seksual dan penggunaan Narkoba dengan cara jarum suntik.
“Dari kasus HIV ini, ada sebanyak dua orang yang telah meninggal dunia,” tambah Siti.
Menindaklanjuti kasus HIV yang semakin marak di Kabupaten Rohul, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam hal ini Dinas Kesehtaan Rohul telah melakukan berbagai upaya, seperti screening di beberapa tempat penjaja seks dan edukasi terkait HIV dan AIDS.
“Nantinya kita akan memperluas screening dini, baik di OPD, Satker atau mahasiswa yang ada di Kabupaten Rokan Hulu ini, dan kedepan kita juga akan mengaktifkan kembali KPAI Kabupaten Rokan Hulu,” sebutnya lagi.
Melalui awak media, Kabid P2P Dinkes Rohul berpesan kepada masyarakat untuk dapat menjaga kesehatan, stamina yang baik, mengkonsumsi makanan bergizi serta membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), (Dan).