Hadiri Penabalan Raja Luhak Rambah, Bupati Anton : Adat Bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah

PASIRPENGARAIAN – Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton ST MM dan H Syafaruddin Poti SH MM hadiri prosesi adat penabalan Raja Luhak Rambah dengan gelar yang dipertuan besar, dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M, Kamis (09/10).
Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Kota Pasir Pengaraian, Rokan Hulu tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPH LAMR Rohul, H Zulyadaini, Ketua DPR RI, Drs H Achmad M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Hj Sumiartini, serta Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa se Luhak Rambah lainnya.
Pasca mengikuti rentetan kegiatan penabalan Raja Luhak Rambah, Bupati Anton dalam kata sambutannya mengucapkan tahniah kepada dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M, yang telah diresmikan sebagai Raja Luhak Rambah Yang Dipertuan Besar.
“Semoga amanah yang diemban membawa berkah, memperkokoh persatuan, mengayomi seluruh anak kemenakan khususnya yang ada di Luhak Rambah ini,” pesab Bupati.
Selain daripada itu, dia juga mengatakan, bahwa kegiatan pada hari ini bukan hanya sekadar penabalan semata, melainkan sebagai bentuk peneguhan kembali marwah, jati diri dan nilai-nilai luhur anak kemenakan Luhak Rambah.
“Melalui penabalan ini, kita ingin menegaskan lagi bahwa adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah, Inilah falsafah hidup kita, yang menjadi panduan dalam bertingkah laku, bermasyarakat, dan juga dalam menjalankan pemerintahan” sebut Anton.
Kehadiran seorang yang dipertuan besar di tengah masyarakat adat ini diakui Bupati Anton adalah simbol keseimbangan antara kearifan tradisi dan kemajuan zaman. Dengan kata lain, adat tetap dijunjung tinggi dengan langkah tetap menyesuaikan dalam perkembangan masa.
“Pelestarian adat dan budaya seperti ini merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Karena tanpa adat, masyarakat bisa kehilangan arah, tanpa budaya, pembangunan kehilangan jiwa maka dari itu, pemerintah sangat mendukung setiap upaya untuk menjaga, memperkuat, dan mewariskan nilai-nilai luhur adat Melayu Rambah kepada generasi muda kita,” tambah Anton
Kepada Raja Luhak Rambah yang baru ditabalkan, Bupati berharap dapat menjaga amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Menjadi panutan bagi anak kemenakan, menegakkan keadilan, menjaga marwah, dan mempererat tali silaturahmi di antara sesama masyarakat Luhak Rambah,(ADV)