PEKANBARU – Masjid Jamiah Al-Fatah Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar kajian spesial Ramadhan dengan menghadirkan tamu istimewa, Syekh Faiz Mohammed Al Ghaoul, seorang ulama muda dari Palestina. Kajian yang mengangkat tema “Puasa, Peluru, dan Perjuangan Palestina di Bulan Ramadhan” ini menjadi momen refleksi mendalam bagi para jamaah untuk memahami bagaimana saudara-saudara kita di Palestina menjadikan Ramadhan sebagai bulan ketabahan, jihad, dan harapan di tengah ujian yang berat.
Dalam kajian tersebut, Syekh Faiz menekankan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperkuat keimanan, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. Ia mengajak jamaah untuk lebih memahami bagaimana saudara-saudara di Palestina menjalani ibadah di tengah kondisi sulit, sekaligus merenungkan peran yang bisa dilakukan dalam mendukung perjuangan mereka.

Sebagai bulan penuh keberkahan, Syekh Faiz juga mengingatkan pentingnya memperbanyak amalan selama Ramadhan, di antaranya:
1. Segala Amal Ibadah Dilipatgandakan
Ramadhan menjadi kesempatan emas bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan mendapatkan pahala berlipat. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengisi hari-hari di bulan ini dengan ibadah sunnah dan amalan kebaikan.
2. Ramadhan Adalah Bulan Al-Qur’an
Mengingat Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, setiap Muslim diharapkan semakin dekat dengan kitab suci ini. Membaca, merenungkan, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an menjadi cara terbaik untuk mengisi bulan suci dengan keberkahan.
3. Ampunan Besar dari Allah SWT
Ramadhan juga dikenal sebagai bulan pengampunan. Setiap Muslim dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu, serta memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain mengingatkan tentang keutamaan Ramadhan, kajian ini juga menjadi ajakan bagi umat Islam untuk tidak melupakan penderitaan saudara-saudara di Palestina. Dukungan moral, doa, serta bantuan nyata dalam bentuk apa pun dapat menjadi bagian dari perjuangan membela keadilan dan kemanusiaan.













