PEKANBARU – Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (UNILAK) baru saja melaksanakan tes seleksi bagi calon pengelola sosial media dan pengelola jurnal pada Kamis, (05/12), di Lantai 3 Gedung Pascasarjana UNILAK. Tes ini diikuti oleh 58 pelamar yang telah berhasil melewati tahap administrasi sebelumnya.
Tes seleksi dimulai dengan dua ujian akademik, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris, yang bertujuan untuk mengukur kemampuan intelektual serta penguasaan bahasa Inggris para peserta. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan sesi wawancara untuk menilai potensi dan keahlian pelamar di bidang yang dituju.
Dua posisi yang dibuka pada seleksi ini adalah pengelola sosial media dan pengelola jurnal. Dalam wawancara, peserta dihadapkan dengan tiga pewawancara yang berkompeten dalam bidangnya masing-masing. Untuk bagian umum, wawancara dipimpin oleh Wakil Rektor II UNILAK, Dr. Jeni Wardi, SE., M.Ak., Ak., CA., ACPA, sementara untuk posisi pengelola sosial media, wawancara dipandu oleh Dr. Nurliana Nasution, S.T., M.Kom. Adapun untuk pengelolaan jurnal, posisi tersebut diwawancarai oleh Wakil Dekan III Pascasarjana UNILAK, Dr. Indra Purnama, M.Sc.

Saat dikonfirmasi media Pasca, Dr. Nurliana Nasution menjelaskan bahwa dalam seleksi untuk pengelolaan sosial media, beberapa kriteria utama yang dinilai adalah kreativitas, pemahaman terhadap tren media sosial terkini, serta kemampuan dalam membuat konten yang menarik dan relevan.
“Kami mencari kandidat yang memiliki kemampuan untuk mengelola platform sosial media dengan baik, mulai dari pembuatan konten hingga strategi pemasaran digital yang efektif. Kandidat juga harus memiliki keterampilan analisis untuk memahami audiens dan merancang strategi yang dapat meningkatkan visibilitas Pascasarjana UNILAK di media sosial,” ujarnya.
Dr. Nurliana menambahkan bahwa kemampuan komunikasi yang jelas dan efektif sangat dibutuhkan, mengingat sosial media merupakan sarana untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat luas.
Di sisi lain, Dr. Indra Purnama memberikan penjelasan mengenai kriteria yang penting dalam seleksi pengelolaan jurnal. Menurutnya, kriteria utama yang dicari adalah pemahaman mendalam tentang dunia akademik, ketelitian dalam mengelola artikel ilmiah, serta kemampuan untuk melakukan editing dan review.

“Kami memerlukan kandidat yang dapat mengelola jurnal dengan sangat teliti, baik dalam hal kualitas tulisan, format, hingga kesesuaian dengan standar akademik. Selain itu, kemampuan untuk berkomunikasi dan bekerja sama dengan penulis artikel juga sangat penting. Kandidat harus memiliki visi yang jelas dalam meningkatkan kualitas dan distribusi jurnal Pascasarjana UNILAK ke publikasi internasional,” jelas Dr. Indra.
Setelah pelaksanaan tes dan wawancara, Dr. Jeni Wardi yang merupakan Wakil Rektor II UNILAK yang turun langsung untuk menilai pemahaman dan kemampuan secara umum dari masing-masing pelamar memberikan apresiasi dalam bentuk video kepada tim Pascasarjana UNILAK yang telah menyusun rangkaian tes seleksi dengan baik.
“Saya berharap melalui tahapan ini kita dapat menemukan sosok yang benar-benar berkompetensi di bidang sosial media dan pengelolaan jurnal. Apresiasi juga saya sampaikan kepada seluruh pelamar, namun tentu kita harus memilih yang terbaik dari yang terbaik,” ungkap Dr. Jeni.














