Mahasiswa S2 Ilmu Pertanian Unilak Sukses Teliti Cara Mengendalikan Fusarium pada Pisang di Universiti Putra Malaysia

RIAUSMART.COM – Dilla Anggrayni, mahasiswa Magister Ilmu Pertanian dari Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak), baru saja menyelesaikan program penelitian yang menarik dan penuh tantangan di Universitas Putra Malaysia (UPM). Program ini, yang berlangsung selama tiga bulan, dilaksanakan di bawah dukungan penuh dari Program Penelitian Dikti, dengan tujuan untuk mendalami konsep pengendalian organik melalui penelitian praktis dan eksperimen.
Selama di UPM, Dilla fokus pada topik tesis yang berkaitan dengan pengendalian penyakit tanaman menggunakan metode organik. Penelitian yang dilakukannya melibatkan serangkaian tahapan penting, mulai dari penanaman tanaman, pemberian penyakit jamur Fusarium oxysporum cubense (FOC), hingga aplikasi asap cair sebagai alternatif pengendalian penyakit. Selain itu, ia juga melaksanakan pengujian Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Fungicidal Concentration (MFC) di laboratorium untuk mengamati efektivitas bahan-bahan organik dalam mengatasi masalah jamur tersebut.
Di balik keberhasilan Dilla dalam melaksanakan penelitian ini, ada dukungan penuh dari berbagai pihak. Prof. Dr. Irwan Effendi, M.Sc., Ketua Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji bersama Prof. Junaidi, SS, M.Hum., Ph.D, Rektor Unilak yang turut mengantarkan Dilla ke Malaysia untuk mengikuti program ini. Selain itu, pasti nya ada pembimbing utama Dilla, beliau adalah dosen Magister Ilmu Pertanian dan juga merupakan Wakil Dekan lll Pascasarjana Unilak, Dr. Indra Purnama M.Sc, yang berperan penting dalam memberikan arahan dan dukungan sepanjang proses penelitian.
Dalam kesempatan ini, Dilla mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada berbagai pihak yang telah mendukungnya.
“Terima kasih kepada Ketua Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji, Bapak Rektor Unilak, Bapak Direktur Unilak Bisnis Centre, dan khususnya kepada pembimbing saya, Dr. Indra Purnama M.Sc, yang telah meluangkan waktu untuk mengantarkan saya hingga bisa sampai ke UPM. Saya juga sangat berterima kasih kepada pihak Pascasarjana Unilak yang telah menyelenggarakan program ini, serta kepada pihak Fakultas Bioteknologi UPM yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk belajar dan mengembangkan ilmu di sana,” ujar Dilla.

Selain mendapatkan pengalaman berharga dalam penelitian, Dilla juga merasa sangat puas dengan ilmu baru yang didapatkan selama berada di UPM, terutama dalam hal pengendalian secara organik.
“Program ini membuka wawasan saya tentang bagaimana pengendalian organik yang efektif dapat diterapkan dalam pertanian, dan saya berharap ilmu ini dapat saya aplikasikan di masa depan untuk memberikan kontribusi lebih bagi dunia pertanian, khususnya dalam pengendalian penyakit tanaman yang ramah lingkungan,” tambahnya.
Program Penelitian Dikti yang diikuti Dilla ini juga menjadi bukti komitmen Unilak dalam mendukung mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan wawasan ilmiah mereka di luar negeri. Dengan pengalaman berharga yang diperoleh di UPM, Dilla berharap bisa membawa pulang pengetahuan baru yang bermanfaat untuk pengembangan ilmu pertanian di Indonesia, khususnya dalam bidang pengendalian penyakit tanaman secara organik.