Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu tersebut dihadiri oleh Plh Bupati Rokan Hulu, H.Abdul Haris, S.Sos, M.Si, Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Danramil Rambah Kapten Inf Khasmir, Camat Bangun Purba, Kades se Kecamatan Bangun Purba, Tokoh Ulama, LKA, UPTD, Kapus, KUA serta Kepala Sekolah se Kecamatan Bangun Purba.
Dalam rakor, Plh Bupati, Abdul Haris menjelaskan penerapan PPKM secara Nasional diperpanjang dari 15 hingga 28 Juni 2021.
“Mengingat pelaksanaan PPKM yang diperpanjang, kami berharap warga Kecamatan Bangun Purba harus mempedomani regulasi yang ada, yakni meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan Prokes serta tidak melaksanakan kegiatan yang sifatnya memberi peluang penularan Covid 19,” Ujar Abdul Haris.
Selain itu Plh Bupati yang juga Sekda Pemkab Rohul itu juga meminta kepada Camat agar membuat surat edaran terkait penerapan 5 M Kepada masyarakat.
“Kita meminta kepada camat agar membuat surat edaran ke seluruh desa, Kodik pendidikan, KUA, dan seluruh ASN serta aparatur Desa agar dalam keseharian bisa memberikan contoh yang baik dengan selalu menggunakan masker serta menerapkan 5 M,” debutnya.
Selain itu, Abdul Haris berharap agar di Kecamatan Bangun Purba dapat ditingkatkan program vaksinasi, seperti yang diketahui bahwa terdapat lebih kurang 21 ribu penduduk di Bangun Purba, sehingga dibutuhkan sekitar 15 ribu lebih diantaranya wajib divaksin, sementara saat ini pelaksanaan vaksinasi baru berjalan sekitar lebih kurang baru sekitar 1000 orang.
“Oleh karena itu, mulai hari ini diminta kepada camat agar memperoleh data dari RT yang dihimpun Kepala Desa tentang penyebaran covid-19 yang ada di tingkat RT, kemudian cakupan vaksinasi ditingkat RT untuk mengetahui mana yang telah melakukan vaksinasi dan mana yang belum, kemudian data ini akan kami dapatkan sekitar jam 6 sore setiap harinya di satgas Kabupaten. Dengan ini kita akan bisa melakukan tindakan yang terukur baik penanggulangan Covid-19 maupun vaksinasi kedepan,” Jelas Haris.
Diakui Abdul Haris bahwa saat ini antusias masyarakat sangat tinggi terhadap program Vaksin, yang awalnya ditargetkan 100 orang, kini bisa terlaksana hingga 150 bahkan lebih, hal ini membuat petugas kesehatan terpaksa memindahkan lokasi yang awalnya Vaksinasi dilakukan di kantor Desa, kini dilakukan di Puskesmas.
“Alhamdulillah meski begitu warga juga tetap datang mengikuti vaksin, Untuk Pelaksanaan Vaksinasi di Rohul telah mencapai angka lebih kurang 50 ribu,” Aku Abdul Haris.
Dijelaskan Abdul Haris bahwa untuk stok vaksin, Pemkab Rohul telah melakukan koordinasi bersama Gubernur Riau. Pemkab juga berharap kepada gubri melalui Dinas Kesehatan Provinsi Riau agar melakukan pengiriman vaksin ke Kabupaten Negeri Seribu Suluk, hal ini demi ketersediaan stok vaksin.
“Namun untuk saat sekarang ini, kita masih memiliki stok vaksin untuk dua sampai tiga hari kedepan,” ucap Haris.
Dihadapan tokoh masyarakat Bangun Purba, Abdul Haris juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah termakan informasi hoax tentang vaksinasi.
“Sejauh ini di kabupaten Rokan Hulu, tingkat antusias masyarakat mengikuti vaksin telah tinggi, bahkan saat ini yang menjadi permasalahan, kurangnya stok vaksin yang ada, namun saat ini telah diupayakan melalui Provinsi Riau untuk segera menambah stok vaksin,” Sebutnya.
“Jika semua masyarakat telah mendapatkan vaksinasi maka akan semakin cepat kita bisa mengembalikan situasi kembali ke dalam keadaan normal, jika seluruh masyarakat telah di vaksin semoga tidak ada lagi pemotongan anggaran Desa untuk penanganan Covid 19 dan anggaran tersebut bisa kembali dimanfaatkan untuk pembangunan dan perkembangan desa kita” ujar Plh Bupati.
Sementara itu, Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, mengatakan melalui kegiatan PPKM bersama Para Kades ataupun Sekdes, dapat mengevaluasi kegiatan PPKM untuk terus digalakkan.
“Dikarenakan Kepala Posko PPKM adalah Kades, maka secara otomatis kegiatan PPKM dengan melakukan pembinaan, Penanganan, pencegahan dan Penyebaran serta kegiatan lainnya harus dilaksanakan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19,” Sebut Kapolres.
Tambah Kapolres, dikarenakan Kecamatan Bangun Purba berbatas langsunh dengan Kabupaten tetangga, maka setiap PPKM diharapkan agar selalu berkolaborasi bersama dengan pihak terkait untuk senantiasa melakukan pengecekan kepada warga kabupaten tetangga yang melintas terutama dengan menerapkan 3 T ( Treasing, Treaking dan Treatment) untuk menghindari terjadinya penularan Covid 19.
“Kepada para kades, kami juga ingatkan agar dalam satu hari bisa mendaftarkan minimal 10 orang per desa untuk mengikuti vaksinasi, jika ada sembilan desa maka 90 orang dalam satu hari didaftarkan supaya dalam target untuk mencapai Herb Imunity 90 persen lebih warga divaksin dapat terlaksana,”Tukas Kapolres.
kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar dalam situasi saat ini dapat menunda kegiatan yang berbau kerumunan seperti Pesta maupun hajatan lain.