Hal ini disampaikan Kalatsa BPBD Rohul Zuljandri Rosa, S.Si, MM di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul, Kamis (24/03).
Diakui Zuljandri bahwa tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan BPBD Rohul telah melaksanakan patroli pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di 16 Kecamatan, 6 Kelurahan dan 139 Desa yang ada Di Negeri Seribu Suluk, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
“Untuk sasaran patroli Karhutla kami laksanakan dengan menyasar 16 Kecamatan, 6 Kelurahan dan 139 Desa yang ada di Kabupaten Rokan Hulu,” jelasnya.
Diakuinya, dalam patroli itu, sebanyak 26 petugas gabungan yang terdiri TNI, Polri dan BPBD Rohul dibagi menjadi dua tim
“Ada dua tim, dan semuanya bekerja kompak dalam patroli ini,” Tambah Zuljandri.
Sementara itu, personil TNI dari Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Peltu M. Yakfi menjelaskan selama kegiatan patroli, tim gabungan juga memberi himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dengan alasan apapun.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, karena akan memberikan dampak besar bagi kesehatan,” himbau Peltu M. Yakfi.
Tidak hanya itu tambah M Yakfi, kegiatan patroli oleh tim gabungan juga diikuti dengan memasang spanduk pemberitahuan di lahan yang telah di Imas tumbang agar tidak dibakar kembali.
“Kami juga memasang plang pemberitahuan di lahan warga yang telah di Imas tumbang,” terangnya.
Dapat diketahui, dalam kegiatan itu tim gabungan menelusuri jalan kawasan hutan dan lahan dengan menggunakan kendaraan roda dua.
Walaupun keadaan jalan yang rusak dan berlumpur, tim gabungan Karhutla tetap melaksanakan tugasnya dengan penuh semangat dan tanggungjawab.