Tinjau Jembatan Sungai Klubi, Bupati Anton Selalu Ada Ditengah Masyarakat

PASIRPENGARAIAN – Dibawah kepemimpinan Anton-Syafaruddin Poti, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan rakyat Rokan Hulu.
Hal ini disampaikan Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM saat meninjau langsung kondisi Jembatan Sungai Klubi yang mengalami kerusakan pasca diterjang banjir pada awal tahun 2025 lalu, Selasa (03/06).
Saat melakukan peninjauan jembatan yang terletak di Desa Kepenuhan Barat tersebut, Bupati Rokan Hulu turut didampingi oleh perwakilan BPMPD Provinsi Riau, Balai Wilayah Sungai (BWS) III Sumatra, Asisten II Setda Rohul, Kadis BPMPD Rohul, Plt Kadis PUPR, Camat Kepenuhan, serta Kepala Desa Kepenuhan Barat.
Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa kondisi jembatan mengalami kerusakan parah hingga 75 persen. Kerusakan ini dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menghambat aktivitas masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan mengupayakan percepatan perbaikan jembatan ini, mengingat fungsinya yang sangat vital bagi mobilitas dan ekonomi warga,” tegas Bupati Anton.
Jembatan Sungai Klubi diketahui menjadi penghubung penting antara Kecamatan Kepenuhan, Kepenuhan Hulu, hingga Kunto Darussalam. Infrastruktur ini merupakan jalur utama perputaran ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Kepenuhan Barat, Jamal mengaku sangat berharap agar pemerintah segera membangun kembali jembatan tersebut secara permanen, menggantikan struktur lama yang semi permanen.
“Semoga setelah ditinjau langsung oleh Bupati, perbaikan atau pembangunan jembatan permanen bisa segera direalisasikan agar roda perekonomian masyarakat kembali berjalan normal,” ujar Jamal.
Usai meninjau kondisi jembatan di Desa Kepenuhan Barat, Bupati Anton melanjutkan kunjungannya ke Desa Babussalam, Kecamatan Rambah. Di lokasi tersebut, Bupati meninjau kerusakan bahu sungai akibat banjir. Pemerintah daerah berencana membangun turap sebagai langkah mitigasi dan perlindungan lingkungan, (ADV).