PEKANBARU — Program Studi Magister Manajemen (MM) Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) baru saja menyelesaikan tahapan krusial dalam siklus penjaminan mutu eksternal. Tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) guna memverifikasi kelayakan akreditasi prodi tersebut.
Dua asesor pakar yang ditugaskan oleh LAMEMBA adalah Prof. Dr. Wilson Bangun, S.E., M.Si. dari Universitas Kristen Maranatha dan Dr. Sulaeman Rahman Nidar, S.E., MBA. dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Keduanya tiba di Pekanbaru pada Minggu (19/4/2026) dan langsung melaksanakan agenda asesmen selama dua hari penuh, yakni pada Senin dan Selasa, 20–21 April 2026.
Selama proses asesmen, tim asesor melakukan pemeriksaan mendalam terhadap sembilan kriteria akreditasi. Agenda meliputi pengecekan validitas dokumen program studi, observasi sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di lingkungan Sekolah Pascasarjana, hingga sesi wawancara mendalam bersama dosen, mahasiswa, serta alumni untuk memotret realitas layanan pendidikan dan output lulusan.
Ketua Program Studi Magister Manajemen Unilak, Dr. Richa Afriana Munthe, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa pelaksanaan asesmen lapangan ini merupakan puncak dari perjuangan panjang tim selama lebih dari satu tahun terakhir.
“Kami telah secara intensif menyiapkan seluruh dokumen dengan mengacu pada kriteria ‘Unggul’ yang ditetapkan oleh LAMEMBA. Mengingat instrumen yang digunakan merupakan instrumen baru, kami juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan agar dapat memahami secara komprehensif setiap standar yang dinilai,” jelas Dr. Richa.
Ia juga mengakui bahwa proses ini memberikan tantangan tersendiri, terutama dalam mensinkronkan aspek akademik dan non-akademik agar selaras dengan indikator mutu LAMEMBA yang sangat ketat.
“Hal ini membutuhkan kerja sama tim yang solid, komitmen tinggi, serta konsistensi dalam menjaga kualitas,” tambahnya.
Melalui seluruh ikhtiar yang telah dilakukan, manajemen prodi dan universitas menaruh harapan besar agar hasil asesmen ini membuahkan hasil maksimal. Raihan akreditasi “Unggul” diharapkan tidak hanya menjadi label prestasi, tetapi juga bukti nyata kualitas pendidikan di Unilak.
“Ke depan, kami sangat berharap hasil dari seluruh ikhtiar ini dapat membawa Prodi Magister Manajemen meraih predikat Unggul dengan masa berlaku 5 tahun. Lebih dari itu, kami berharap proses ini semakin memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta kontribusi kami kepada masyarakat,” pungkas Dr. Richa.
Kegiatan asesmen lapangan ini ditutup dengan penyampaian berita acara hasil verifikasi dari tim asesor kepada pimpinan Sekolah Pascasarjana Unilak, yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi Dewan Eksekutif LAMEMBA dalam menetapkan status akreditasi final.