PASIRPENGARAIAN – Menindaklanjuti Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Biaya Operasional Sekolah (BOS) Reguler yang dikeluarkan oleh kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rokan Hulu, Dr Adolf Bastian, M.Pd mengapresiasi atas keputusan yang dikeluarkan Kemendikbud RI.
Hal ini disampaikan Ketua PGRI Rohul sekaligus rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Jumat (17/04/2020).
Saat dihubungi melalui via telpon, Adolf mengatakan, permendikbud no 19 tahun 2020 yang berisi tentang menghapus ketentuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) sebagai salah satu syarat bagi guru honorer untuk dapat menerima gaji dari penggunaan dana BOS merupakan kebijakan yang dapat membantu guru untuk tetap mendapatkan gaji ditengah wabah Corona Virus.
” Seperti yang kita tahu bersama, banyak guru honorer di Indonesia khususnya kabupaten Rohul belum memiliki NUPTK. Mereka tersebar di setiap jenjang pendidikan dan banyak diantaranya sudah mengabdi puluhan tahun. Saya mengharapkan kebijakan ini menjadi acuan bagi Pemkab Rohul, terutama bagi kepala sekolah untuk dapat meningkatkan kesejahteraan para guru/pendidik dan tenaga kependidikan. Gunakan dana BOS secara bersama, transparan, dan akuntable. Guru yang sejahtera akan mendidik dan mengajar dengan baik, tulus dan ikhlas” jelas Adolf.
Walaupun bersifat sementara, yakni hanya diberlakukan selama masa darurat Virus Korona (Covid-19), namun bagi Adolf, kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud RI sudah tentu sangat membantu para guru Honorer yang hanya berharap gaji dari sumber dana BOS.
Menurut Adolf, Pemkab Rohul harusnya juga memikirkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan bila Rohul ingin maju seperti bait-baik lagu yang sering pak bupati nyanyikan.
” Majunya suatu daerah, tidak hanya dipotret dari pembangunan infrastruktur semata, yang lebih pertama dan utama adalah pengembangan SDM yang berkesenambungan dan terarah. Semoga kedepan Rohul mampu mengejar ketertinggalan dalam segala hal dari kabupaten/kota yang ada di Indonesia, semoga dan Amin,” tutup Adolf














