PEKANBARU – Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepahaman Akademik (MoA) dengan Universitas Batang Hari (Unbari), Sabtu (09/11). Acara ini dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Unilak dan dihadiri oleh para pimpinan serta civitas akademika kedua Universitas.
Dalam sambutannya, Rektor Unilak, Prof. Dr. Junaidi, SS, M.Hum., Ph.D, menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan yang pertama kali dilakukan antara Unilak dan Unbari. Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat dua MoA yang disepakati, yaitu untuk Program Pascasarjana Unilak dan Fakultas Ekonomi Unilak.
Rektor Unilak juga memaparkan perkembangan pesat di bidang Pascasarjana, dengan penambahan enam program studi (prodi) baru. Kini, Pascasarjana Unilak memiliki total delapan prodi, termasuk prodi Magister Ilmu Komputer dan Magister Pendidikan Vokasi Keteknikan yang merupakan satu-satunya program di Riau.
“Saya bersama Dekan Pascasarjana Dr. Adolf Bastian juga telah merancang program komprehensif berupa seminar internasional setiap semester yang akan melibatkan semua prodi, yang bertujuan untuk meningkatkan citra publik dan tentunya ini akan membuka peluang kerja sama lebih lanjut dengan Unbari di masa mendatang,” ujar Prof. Junaidi.
Selain itu, Rektor Unilak juga menjelaskan rencana untuk memperluas kerja sama dalam bidang publikasi ilmiah, mengingat Unilak memiliki 56 jurnal terakreditasi Sinta, beberapa di antaranya bahkan terakreditasi Sinta 2, yang berpotensi didorong untuk masuk dalam Scopus.
“Kami berharap jika adanya kerja sama ini besok publikasi ilmiah di kedua universitas akan semakin berkembang,” tambahnya.
Prof. Junaidi menutup sambutannya dengan harapan agar komitmen kerja sama ini dapat segera terwujud dan direalisasikan dalam waktu dekat.
“Saya berharap, dalam tahun ini sudah ada kerja sama yang terealisasi antara kedua belah pihak,” tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, PJS Rektor Universitas Batang Hari, Afdalisma, S.H., M.Pd, yang juga merupakan Ketua LLDIKTI Wilayah X, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Unilak atas sambutan hangat yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa meskipun kedua universitas ini berada dalam wilayah LLDIKTI yang berbeda, tugas dan fungsi keduanya tetap sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
“Wilayah kami berbeda, tetapi tujuan dan semangat untuk meningkatkan sinergi dan kualitas pendidikan tidak berbeda,” kata Afdalisma.
Usai acara penandatanganan, dalam wawancara nya bersama pihak media Pascasarjana unilak, Afdalisma menyampaikan optimisme mereka terkait implementasi kerja sama ini.
“Kami optimis bahwa MoU dan MoA ini dapat segera diimplementasikan dan diikuti dengan tindak lanjut yang konkret dalam bentuk dokumen EA (Executive Agreement). Kami berharap banyak hal positif yang bisa terjalin, mengingat Unilak sudah memiliki kualitas, mutu, dan SDM yang sangat baik,” ujarnya.
Dengan penandatanganan MoU dan MoA ini, kedua Universitas berharap dapat memperkuat kerja sama di berbagai bidang akademik, riset, serta publikasi ilmiah, yang pada akhirnya dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan tinggi di Riau dan sekitarnya.
Setelah acara penandatanganan selesai, pihak Unilak mengajak tamu dari Unbari untuk menikmati suasana santai di Caffe Lacof, yang terletak tepat di depan Danau Unilak, salah satu ikon wisata kampus yang sangat di gemar masyarakat. Sambil menikmati secangkir kopi dan berbagai pilihan menu, kedua belah pihak melakukan sesi tanya jawab, mempererat hubungan kerja sama dalam suasana yang lebih akrab dan nyaman.













