UNILAK Berdayakan Remaja Masjid Lewat Pelatihan Tour Leader

PEKANBARU — Universitas Lancang Kuning (UNILAK) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Tour Leader Training bagi remaja Masjid Nurul Ikhlas, Kelurahan Tuahmadani, Kecamatan Tuahmadani, Pekanbaru. Program yang digagas oleh tim dosen Fakultas Pendidikan dan Vokasi (Fadiksi) ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan praktis di bidang pariwisata sekaligus menumbuhkan semangat produktivitas dan kepemimpinan.
Pelatihan yang berlangsung selama enam bulan ini dipimpin oleh Syaifullah, M.Pd., dengan anggota tim Refika Andriani, M.Pd. dan Arif Ahmad, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UNILAK. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan memadukan sesi tatap muka dan pembelajaran daring guna memaksimalkan fleksibilitas serta jangkauan peserta.
Materi pelatihan mencakup pengenalan industri pariwisata, keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris, manajemen perjalanan wisata, serta pengembangan karakter dan kepemimpinan. Para peserta juga dilatih untuk menjadi tour leader yang profesional, beretika, dan mampu mempromosikan potensi wisata lokal secara kreatif.
“Pelatihan ini bukan hanya membuka wawasan tentang dunia pariwisata, tetapi juga membantu remaja memanfaatkan waktu luang secara positif dan produktif,” ujar Syaifullah, M.Pd ketua pelaksana kegiatan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan masyarakat religius.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta. Berdasarkan data pretest dan posttest, tingkat pemahaman peserta naik dari 61,5 persen menjadi 88,8 persen setelah pelatihan. Selain peningkatan akademik, para peserta juga menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih aktif, komunikatif, dan berorientasi pada kegiatan sosial.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNILAK sebagai bagian dari agenda pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan. Ke depan, tim pelaksana berharap kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain sebagai model pengembangan kapasitas remaja masjid yang terintegrasi dengan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.
“Kami ingin remaja masjid tidak hanya aktif di kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memiliki keterampilan kerja dan jiwa kepemimpinan,” pungkas Syaifullah.
Melalui inisiatif ini, UNILAK menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang adaptif, mandiri, dan berdaya saing di tengah dinamika industri pariwisata modern.