Cekcok Rumah Tangga, Istri Loncat Ke Sungai, Hanyut dan Mayat Tak Ditemukan

PASIRPENGARAIAN – Perkara cekcok dalam perihal sarapan pagi, seorang istri di Desa Rambah Tengah Hilir Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu nekat ceburkan diri ke Sungai Batang Lubuh hingga hanyut dan tak ditemukan.
Entah apa yang merasuki diri Riati (55), istri dari Denison (31) yang berprofesi sebagai operator perahu penyeberangan atau getek nekat melakukan aksi bunuh diri dengan terjun ke sungai Batang Lubuh, Rohul.
Kejadian ini terjadi pada Ahad (07/05), dimana waktu itu Suami Riati, Denison dan  saksi Khairul Sapran yang juga sebagai pengelola getek memperbaiki alat penyeberangan tersebut yang rusak.
Setelah bekerja, suami korban menanyakan terkait sarapan pagi, namun korban justru mengatakan “apa yang saya masak ? lebih baik saya memasak pahamu”, sehingga terjadilah cekcok antara suami istri tersebut.
Selanjutnya, secara tiba-tiba korban pun menuju ke getek dan dari atas korban langsung menceburkan diri ke sungai sehingga membuat saksi dan suami pun mencoba mencari ke dalam air.
Mendapat laporan orang hanyut, sebanyak 16 orang anggota tim gabungan yang terdiri dari TNI Polri, BPBD Rohul dan Dinas Sosial Rohul bersama masyarakat pun menyisir lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga malam korban belum juga ditemukan.

 

Kapolres Rohul Turut Melakukan Pencarian
Hingga Senin (08/05) korban hanyut Riati belum juga ditemukan, sehingga mebmbuat Kapolres  Rokan Hulu (Rohul)  AKBP Budi Setiyono SIK MH turut serta ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Dengan menggunakan perahu karet, Kapolres bersama tim gabungan berupaya melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di Pinggir Sungai Batang Lubuh dari Getek penyeberangan Batako hingga sampai penyeberangan Pasir Panjang. Namun hingga larut malam, korban belum juga berhasil ditemukan.
“Untuk tim Pencarian agar tetap perhatikan medan ataupun lokasi yang ada dan tetap berhati – hati, utamakan keselamatan terdahulu jangan sampai dapat membahayakan diri sendiri maupun tim,” ungkap Kapolres.