Perkuat Mutu SDM Pertanian, Kaprodi Pascasarjana Ilmu Pertanian Unilak Terlibat Langsung dalam Uji Kompetensi Dosen Faperta

PEKANBARU – Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pertanian dan perkebunan, Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Lancang Kuning melaksanakan uji kompetensi teknis bagi dosen.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kapasitas akademik dan teknis dosen tetap relevan dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan sektor pertanian modern.
Uji kompetensi tersebut dilaksanakan pada 10 Januari 2026 dan difasilitasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Presisi. Bertindak sebagai asesor kompetensi adalah Dr. Mulono Apriyanto, S.TP., M.P., yang juga menjabat sebagai Kepala Program Studi Magister Ilmu Pertanian Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning.
Keterlibatan Dr. Mulono dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi antara penguatan kapasitas dosen di tingkat fakultas dan peran strategis Pascasarjana dalam menjaga mutu akademik lintas jenjang.
Sebagai Kaprodi Pascasarjana Ilmu Pertanian, ia tidak hanya berperan dalam pengelolaan akademik, tetapi juga terlibat langsung dalam proses peningkatan kompetensi profesional dosen di lingkungan Fakultas Pertanian.
“Uji kompetensi ini merupakan bagian dari komitmen peningkatan kualitas dosen secara berkelanjutan, agar penguasaan keilmuan dan keterampilan teknis tetap selaras dengan perkembangan sektor pertanian dan perkebunan,” ujar Dr. Mulono Apriyanto.
Menurutnya, penguatan kompetensi dosen merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen yang memiliki kompetensi terukur dan tersertifikasi diharapkan mampu mentransformasikan pengetahuan secara lebih aplikatif kepada mahasiswa, sekaligus berkontribusi pada pengembangan sektor pertanian yang adaptif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan uji kompetensi ini juga menjadi refleksi komitmen institusi dalam membangun budaya mutu akademik yang tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi berorientasi pada peningkatan kapasitas nyata sumber daya manusia.

Ke depan, sinergi antara Fakultas Pertanian dan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning diharapkan terus diperkuat guna mendukung pengembangan pendidikan tinggi pertanian yang unggul dan berdaya saing.