PEKANBARU – Dalam rangka meningkatkan mutu akademis dan relevansi pembelajaran agar sejalan dengan kebutuhan dunia kerja serta standar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop dan Coaching Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan strategis yang berlangsung selama dua hari pada Senin-Selasa, 22-23 Juni 2026 ini dipusatkan di Ruang L, Lantai II, Gedung Sekolah Pascasarjana Unilak.
Workshop intensif ini melibatkan seluruh jajaran Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, serta Tim Penyusun Kurikulum dari prodi-prodi di lingkungan Sekolah Pascasarjana Unilak.
Guna membedah dokumen akademik secara komprehensif, Unilak menghadirkan akademisi dan pakar terkemuka di bidang Kecerdasan Buatan (AI) serta Data Mining, yaitu Dr. Deny Jollyta, S.Kom., M.Kom. Bersama bimbingan pakar dari Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia tersebut, setiap program studi diarahkan untuk merancang kurikulum masa depan yang berfokus penuh pada kompetensi nyata capaian lulusan, perumusan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang akuntabel.
Wakil Dekan I Sekolah Pascasarjana Unilak, Dr. Ir. Yuliana Susanti, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa akselerasi implementasi OBE ini bersifat wajib bagi program studi yang sedang menghadapi siklus akreditasi. Hal tersebut krusial agar dokumen kurikulum yang ada dapat dibahas, dibedah, dan disempurnakan secara langsung bersama para narasumber ahli di bidangnya. Kendati demikian, prodi yang belum memasuki masa akreditasi pun tetap diwajibkan terlibat aktif sebagai bagian dari proses penyusunan dan pengembangan mutu internal yang berkesinambungan.
“Harapan besar dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah agar seluruh prodi di lingkungan Sekolah Pascasarjana Unilak dalam waktu dekat sudah memiliki buku kurikulum OBE yang matang beserta kesiapan penerapannya pada setiap aspek perkuliahan,” ujar Dr. Ir. Yuliana Susanti menerangkan arah kebijakan fakultas.












