Dijelaskan PJ Sekretaris Daerah Rokan Hulu (Rohul) Muhammad Zaki S.Stp, Selasa (07/12) bahwa anggaran tersebut belum dialokasikan, namun telah distok untuk tahun 2022 mendatang sebesar Rp 43 Milyar.
“Ada sebanyak Rp 43 Milyar untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan gelombang ketiga pasca Nataru 2022 nanti,” Jelas M Zaki pasca melakukan peninjauan Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Pelataran Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu.
Lanjut M Zaki, bahwa penyediaan Dana BTT tahun 2022 sesuai arahan Mendagri Pemerintah Daerah, dimana diberlakukan untuk Seluruh Kabupaten Atau Kota se Indonesia.
“Tidak hanya untuk Kabupaten Rokan Hulu saja, melainkan untuk Kabupaten atau Kota Se-Indonesia,” Tambah Zaki.
Diakui Zaki lagi, pada tahun sebelumnya yakni tahun 2020 dan 2021, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga mempostkan dana BTT, sehingga penanganan Covid-19 dapat terantisipasi.
“Jadi, ketika ada hal atau kasus terhadap Covid 19 yang belum teranggarkan dan diharuskan untuk menggunakan dana BTT ini, maka OPD itu bisa mengajukan melalui dana BTT ini,” Sebut Zaki.
Terkait dana BTT, M Zaki mengatakan bahwa penggunaannya sesuai dengan kondisi dan keadaan yang terjadi di lapangan.
“Tentunya dilakukan secara transparan dan akuntabel yang dapat di dipertanggungjawabkan oleh pengajuan penggunaan dana tersebut dalam penanganan Covid-19,” Pungkas Zaki