Banjir Genangi Ratusan Rumah Warga di Rohul

PASIRPENGARAIAN – Akibat curah hujan yang tinggi pada beberapa hari terakhir, Air Sungai Rokan kanan atau Batang Lubuh dan Sungai Rokan Kiri naik ke permukaan hingga mengakibatkan banjir di pemukiman warga.
Tepat pada Selasa (26/12) sekira pukul 13.00 WIB, air Sungai Batang Lubuh dan Sungai Rokan Kiri mulai memasuki halaman rumah warga di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Dalam laporan Kalaksa BPBD Rohul, Zuljandri Rosa, S.Si, MM, Selasa (26/12) saat dikonfirmasi oleh awak media Riausmart.com mengatakan, meluapnya air sungai di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Rokan Hulu diakibatkan tingginya curah hujan yang di Negeri Seribu Suluk pada beberapa hari terakhir.
“Ada beberapa peristiwa banjir yang terjadi di wilayah Rohul saat ini, seperti di Kecamatan Rambah dan Kecamatan Rambah Hilir akibat luapan sungai Rokan Kanan atau Batang Lubuh dan banjir di Kecamatan Rokan IV Koto akibat luapan sungai Mentawai dan Sungai Rokan Kiri,” jelasnya.
Saat dikonfirmasi, air banjir di wilayah Kecamatan Rambah dan Rambah Hilir diakui Kalaksa masih terus bertambah. Ketinggian banjir diperkirakan sekitar 50 cm sampai 130 cm di pemukiman warga. Sedangkan untuk di Wilayah Kecamatan Rokan IV Koto tepatnya di desa Rokan Koto Ruang banjir sekitar 40 cm sampai dengan 120 cm di pemukiman warga.
“Longsor sempat terjadi di Kecamatan
 Rambah Hilir, tepatnya di desa Rambah Hilir Tengah, di komplek Surau Suluk Muara Nikum akibat banjir ini,” jelas Kalaksa.
Dampak bencana banjir ini juga, ratusan rumah warga seperti 53 KK di desa Pematang Berangan, 350 KK di Desa Babussalam, 35 KK di Desa Koto Tinggi dan 46 KK di Kelurahan Pasirpengaraian turut terendam banjir.
“Banjir juga memutus akses jalan raya sejauh lebih kurang 1 KM di Desa Babussalam dengan kedalam 40 cm sampai dengan 70 cm, sehingga akses jalan tidak dapat dilewati kendaraan untuk sementara waktu,” tambahnya.
Sedangkan untuk di Kecamatan Rambah Hilir, 212 Rumah Warga di Desa Rambah Hilir Timur, 35 KK di Desa Rambah juga menjadi korban atas naiknya air sungai Batang Lubuh tersebut.
“Untuk di Kecamatan Rokan IV Koto, 30 KK rumah warga di Desa Cipang Kiri Hilir juga terendam banjir, bahkan memutus akses jalan lintas Rokan – Sumbar di Dusun Tangkolio sejauh lebih kurang 200 meter dengan kedalam 40 cm sampai 120 cm, dan di kelurahan Rokan Koto Ruang berjumlah 66 KK,” tambahnya.
Diakui Kalaksa, saat ini BPBD Rohul telah melakukan beberapa penanganan seperti melakukan penyisiran ke lokasi rumah warga terendam banjir untuk melakukan evakuasi.
“Tim melakukan pendataan jumlah warga yang terdampak, dengan berkoordinasi kepada pihak pemerintah setempat, beberapa unit Speedboat sudah di siagakan dengan perlengkapan dan personil, sampai saat ini Tim gabungan melakukan evakuasi warga yang membutuhkan,” terangnya.