Ketua PGRI Riau Berikan Respon Lapang Dada atas Pernyataan Menteri Agama tentang Guru

PEKANBARU – Prof. Dr. Adolf Bastian, M.Pd., Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Riau sekaligus Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Prof. Dr. Adolf Bastian angkat bicara menyikapi pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 2 September 2025 yang menyebut, “jangan jadi guru kalau mau cari uang, jadi pedagang saja.” Pernyataan ini memicu reaksi beragam dari kalangan guru dan masyarakat.

Prof. Dr. Adolf Bastian menyampaikan bahwa meskipun ucapan Menag yang menimbulkan berbagai reaksi, pihaknya menghargai permintaan maaf dan klarifikasi yang disampaikan Menteri Agama.

“Kami memahami bahwa setiap manusia bisa melakukan kesalahan dalam penyampaian kata-kata. Penting bagi kita semua, terutama pejabat publik, untuk berhati-hati dan penuh penghargaan dalam memilih diksi, terlebih saat berbicara mengenai profesi yang sangat mulia seperti guru,” ujarnya.

Prof. Dr. Adolf Bastian menegaskan kembali bahwa guru adalah profesi penting yang berperan dalam menentukan masa depan bangsa.

“Profesi guru bukan hanya sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk mencerdaskan anak bangsa. Oleh karena itu, tugas semua orang, baik pemerintah maupun masyarakat, adalah memuliakan guru. Memuliakan guru berarti menghargai dedikasi dan pengorbanan mereka serta memastikan kesejahteraan para pendidik terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Lebih jauh, Ketua PGRI Riau juga menyambut baik berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk kenaikan tunjangan profesi dan pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga martabat dan posisi penting guru di tengah masyarakat.

“Dari tangan guru terlahir generasi bangsa yang berkualitas. Mari kita bersama-sama memberikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para guru yang berperan besar dalam membangun masa depan bangsa,” tutup Prof. Dr. Adolf Bastian dengan harapan hubungan yang harmonis dan menguatkan kiprah guru di Indonesia.