Turut hadir dalam peresmian Pondok Pesantren, Bupati Rokan Hulu H Sukiman diwakili Sekda Rohul, M Zaki, Wakil DPRD Rohul, Syafaruddin Poti, Kapolres Rohul, AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH, Ketua Komisi IV DPRD Rohul, Karneng, Pendiri dan Kepala pondok pesantren Basma Darul Ilmi Wassa’adah, Bahtiar Majid dan H Muhammad Fadli sekaligus beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Rohul lainnya.
Pondok Pesantren Basma Darulilmi Wassa’dah merupakan salah satu bagian dari Yayasan Basma Aeyla Jaya yang fokus pada sekolah agama Islam, yang bermazhab Al Imam Muhammad Bin Idris Assyafii dan beraqidah Ahlussunah Wal Jama’ah.
Pondok Pesantren Basma Darul ilmi Wassa’adah sendiri berdiri di lahan seluas kurang lebih 16 haktare.
Tepat pada 1 Muharram 1444 H ini, Pondok Pesantren Basma Darul ilmi Wassa’adah tersebut diresmikan secara langsung oleh orang nomor satu di Provinsi Riau, yakni Gubri H Syamsuar M.Si.
Dalam kata sambutan Gubri, H Syamsuar mengungkapkan kebanggaan sekaligus syukur terhadap telah selesainya pembangunan dan peresmian Pondok Pesantren Basma Darul ilmi Wassa’adah.
Diakui Gubri, Pondok pesantren di Provinsi Riau semakin berkembang, dimana pada beberapa tahun yang lalu, Ponpes di Riau sebanyak 276 dan kini menjadi 402 Ponpes.
“Kita berharap dalam pendidikan di Ponpes Darul Ilmi Wassa’adah tidak hanya mengajarkan tentang ilmu agama melainkan juga bisa diberikan para santri pendidikan pengelolaan keuangan sariah, Perekonomian syariah dan ilmu digitalisasi, sehingga nanti setelah menyelesaikan pendidikan di Ponpes ini para Santri tidak hanya bisa menjadi Ustadz ataupun guru namun juga bisa menjadi pengusaha yang bersifat syariah dan menjadi penerus yang dapat memajukan Provinsi Riau pada umumnya dan Rohul Khususnya dengan dibarengi ilmu yang berkualitas,” sebut Gubri.
Masih ditempat yang sama, Sekda, M Zaki keberadaan pondok pesantren Basma Darul ilmi Wassa’adah ini dapat memberikan warna dan kontribusi positif bagi masyarakat Rokan Hulu pada khususnya, dan bagi dunia pendidikan pada umumnya.
“karena agama menjadi salah satu penentu kualitas generasi muda penerus daerah ini, untuk itu peranan pondok pesantren adalah sebagai agen perubahan dan kontrol sosial serta agen pembangunan dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang agamis serta mendukung kemajuan dan pembangunan di kabupaten Rokan Hulu yang kita banggakan ini,” kata Sekda.
Selain daripada itu, Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah menyekolahkan putra dan putrinya di pondok pesantren Basma Darul Ilmi Wassa’adah, karena pada hakekatnya sekolah yang ditunjang dengan pendidikan agama akan membawa anak-anak kejalan yang diridhoi Allah SWT.
“Mudah-mudahan anak-anak kita nantinya menjadi generasi penerus yang akan membangun Kabupaten Rokan Hulu yang lebih maju, lebih berwibawa, agamis dan makmur masyarakatnya di masa yang akan datang,” tambah Sekda.
Masih dalam agenda yang sama, Sekda juga berharap Yayasan Basma Aeyla Jaya ini akan terus eksis, maju, serta berkualitas dalam mencetak anak – anak generasi islam yang amanah, tabligh dan fathonah, demi kemajuan bangsa dan negeri seribu suluk.
Sementara itu, Ketua Umum H. Bahtiar Majid didampingi Kepala Pondok Pesantren Basma Darul Ilmi Wassa’adah, H Muhammad Fadli mengatakan program dan rencana pendirian pondok ini tetap akan berlanjut dengan meningkatkan pendidikan yang bagus baik dibidang agama maupun umum.
“Disini para anak pondok dituntut agar bisa Mandiri, mudah-mudahan pondok pesantren Basma Darul Ilmi Wassa’adah ini tidak hanya berada ditingkat Nasional saja melainkan akan kita usahakan sampai ditingkat internasional,” kata Bahtiar.
Dikatakannya lagi kalau anak-anak ponpes tamat dari MA pondok ini, nantinya akan disekolahkan diluar negeri, dimana sudah disediakan dengan menyediakan pembiayaan dari pondok pesantren ini sendiri.
Dijelaskannya lagi, yang menjadi program khusus dalam pengembangan pendidikan Ponpes Basma Darul Ilmi Wassa’adah adalah terbagi menjadi tiga program khusus, yakni Tahfizul Qur’an, Agama dan Umum.
“Program Umum yang dikatakan disini tidak seperti umum yang diluar, melainkan umum yang disini ada belajar kitab kuningnya, kitab klasik dan ada juga hapalan Alquran nya,” pungkasnya.