Serius Tangani Covid-19, Bupati Sukiman Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksin

PASIRPENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tampaknya begitu serius dalam menangani penyebaran pandemi Covid-19 varian Omicron, hal ini terbukti dengan diselenggarakannya Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi dan Penanganan Covid-19, di Convention Hall Islamic Center Rohul, Pasir Pengaraian, Senin (24/01).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Rokan Hulu, H Sukiman itu dihadiri juga oleh Wabup Rohul H. Indra Gunawan, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST, Kasi Intel Kejari Rohul Ari Supandi SH MH, Kalapas, Kepala Dinas, Camat dan Kepala Desa.
Diakui Orang nomor satu di Negeri Seribu Suluk, H Sukiman mengatakan bahwa peran Pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik daerah, melainkan juga pembangunan mental dan kepribadian yang baik.
“Sebagai Pemimpin baik dilevel Daerah, baik ditingkat Kecamatan hingga Desa, sebagai seorang pemimpin harus mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat terutama dalam pelaksanaan vaksinasi,” Ungkap Bupati.
Bupati Sukiman juga mengakui, dalam pelaksanaan percepatan vaksinasi di Negeri Seribu Suluk, masih ada beberapa Kepala Desa yang dinilai kurang cepat tanggap dalam melaksanakan tugas.
“Padahal percepatan Vaksinasi ini sangat penting untuk meningkatkan Herd immunity mencegah Covid-19 maupun varian baru Omicron,” Tambah Bupati.
Lanjut Bupati Sukiman, sesuai Rakor Kepala Daerah bersama Mendagri dalam penanganan Covid-19 pada beberapa waktu lalu, dibutuhkan kerjasama antara Kades, Camat, Kapolsek, Danramil maupun Kapus untuk memberikan pemahaman positif terkait vaksinasi, sehingga masyarakat mau untuk divaksin.
“Kita semua disini memiliki tanggungjawab yang sama, jangan sampai keras dulu baru bekerja, disiplin adalah kunci utama melaksanakan tugas perintah kedinasan,” pintanya
Masih ditempat yang sama, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini merupakan misi kemanusiaan yang yang memiliki hukum tertinggi.
“Hari ini kita gesak lagi karena pencapaian vaksinasi dosis kedua masih rendah, hari ini kita kumpul bersama instansi terkait Pemda Bupati dan Wabup, Kepala Dinas, Camat, Kapolsek, Danramil. Bagaimana percepatan vaksinasi ditingkatkan,” katanya.
Lanjut Kapolres, untuk pemerataan vaksinasi dosis 2, yakni dengan melihat data by name and by address, sehingga masing-masing dusun bisa tahu warganya yang jatuh tempo untuk divaksin kedua.
“Lalu direkap desa dan kecamatan sehingga data tersebut fokus lebih efektif dan efisensi sehingga target bisa tercapai,” Tutupnya.