HADIRI LOKAKARYA 7 FESTIVAL PPGP ANGKATAN 5, Bupati Sukiman : Peran Penting Guru Dalam Mencetak SDM Unggul

PASIRPENGARAIAN – Melalui Lokakarya 7 Festival panen hasil belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) angkatan 5, Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman berharap para guru penggerak mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar sehingga nantinya dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
Kegiatan yang dilaksanakan di Convention Hall Masjid Islamic Center Rokan Hulu itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rohul, Margono dan ratusan Calon Guru Penggerak (CGP) se Kabupaten Rokan Hulu.
Diakui Bupati, program guru penggerak merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk memajukan pendidikan Indonesia dengan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik. Dimana guru penggerak adalah ujung tombak transformasi pendidikan di Indonesia.
“Diharapkan dengan adanya program guru penggerak, pendidikan akan lebih berpihak pada anak sehingga tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, akan tetapi juga anak-anak kita memiliki karakter yang baik dan sesuai dengan pancasila,” kata Bupati, Senin (19/12).
Lanjut Bupati, dengan adanya sekolah penggerak, nantinya para guru khususnya di Negeri Seribu Suluk bisa termotivasi untuk segera beradaptasi dengan kondisi saat ini dan mampu menerapkan kemajuan teknologi.
“Semoga pelaksanaan sekolah penggerak ini menjadi langkah maju kita bersama dalam meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia, khususnya para guru di Kabupaten Rokan Hulu untuk mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih baik,” kata Bupati.
Masih ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rohul, Margono mengatakan bahwa Guru Penggerak merupakan program dari Kementerian dan Kebudayaan RI dalam meningkatkan kualitas Guru, terutama calon Kepala Sekolah.
“Guru penggerak ini nantinya bisa menjadi salah satu syarat untuk menjadi Kepala Sekolah,” kata Margono.
Dalam perjalanannya sambung Margono, Guru Penggerak (GP) mendapat pelatihan dan ilmu selama 6 bulan, yang mana apabila lolos tes akan mendapat sertifikat.
“Untuk saat ini Guru Penggerak kita sebanyak 46 orang, sedangkan Calon Guru Penggerak (CGP) untuk periode selanjutnya masih dalam proses pendaftaran sebanyak 301, mudah-mudahan tahun depan semakin banyak lagi, karena guru penggerak ini sangat bermanfaat bagi guru itu sendiri,” pungkas Margono.
Dalam pantauan awak media, Bupati Rokan Hulu bersama Kadisdikpora Rohul juga melakukan peninjauan terhadap stand-stand pembelajaran dari masing-masing guru penggerak se Kabupaten Rokan Hulu.