ICGEPP 2025, Sekolah Pascasarjana Unilak Tampilkan Semangat Inovasi dan Riset Berkualitas

PEKANBARU – Suasana penuh semangat intelektual mewarnai International Conference on Governance, Economy, and Public Policy (ICGEPP) 2025 yang digelar secara hybrid oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak).

Mengusung tema “Sustainable Governance and Financial Innovation for Inclusive Development,” konferensi ini mempertemukan para pemikir dan praktisi dari berbagai bidang untuk saling berbagi gagasan dan inovasi.

Prof. Dr. Adolf Bastian, M.Pd., Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning, menegaskan komitmen kuat lembaga dalam mendorong kualitas riset dan pendidikan yang unggul.


“Konferensi ini membuktikan bahwa Sekolah Pascasarjana Unilak terus memacu inovasi riset yang tidak hanya bermutu tinggi, tapi juga sangat relevan menghadapi tantangan pembangunan masa kini. Kami bangga dapat menghadirkan karya unggulan dari para akademisi dan mahasiswa kami di kancah internasional,” ujar Prof. Adolf.

Mendukung hal tersebut, Prof. Dr. Junaidi, S.S., M.Hum., Ph.D., Rektor Universitas Lancang Kuning, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberhasilan ICGEPP.


“Momen ICGEPP ini mencerminkan visi Universitas Lancang Kuning dalam mengutamakan pendidikan berkualitas dan kontribusi riset berdampak global. Kami optimis hasil diskusi dan riset dari konferensi ini akan membawa perubahan positif dalam bidang tata kelola dan inovasi keuangan berkelanjutan,” jelas Prof. Junaidi.

Konferensi ini menampilkan presentasi paper yang terbagi ke dalam tiga sesi paralel, yang diikuti oleh peserta dari tiga program studi unggulan di Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning, yaitu Magister Ilmu Akuntansi, Magister Manajemen, dan Magister Hukum.


Sebanyak 10 mahasiswa Magister Ilmu Akuntansi tampil mempresentasikan hasil riset dan paper akademik mereka. Para mahasiswa tersebut adalah Hasiholan Gandatua Gultom, Auliyah Arifah, Eva Heriyanti Tanjung, Andi Rinawati, Citra Yesi, Jumiah Utami, Elfita, M. Taufik Hidayat, Rahmad Akmal, dan Arizal Suganda Koto. Mereka membawakan tema yang mendalam dan relevan, mulai dari inovasi kebijakan publik, pencegahan fraud pada pengelolaan dana desa, hingga peran digital banking dalam mendukung keuangan berkelanjutan.

Konferensi ini diperkuat oleh kehadiran narasumber internasional ternama, yaitu:
1. Prof. Dr. Ahmad Martadha Mohamed, Deputy Vice Chancellor Student Affairs & Alumni Universiti Utara Malaysia, yang menekankan pentingnya kolaborasi riset lintas negara untuk membangun tata kelola yang inklusif dan inovatif.
2. Prof. Dr. Weishen Wu, pakar dari Department of Accounting and Information Management, Do-Yeh University, Taiwan.
3. Prof. Dr. Nor Balkish Zakaria, CA (M), ERMCP, ahli dari Accounting Research Institute, Universitas Teknologi MARA.


Sebagai bentuk apresiasi atas kualitas karya ilmiah, konferensi memberikan penghargaan untuk paper terbaik di setiap sesi, yang turut meningkatkan semangat kompetisi sehat dan mendorong mutu riset para peserta.

Dengan semangat inovasi dan dampak penelitian yang nyata, Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning semakin menegaskan posisi sebagai lembaga pendidikan unggulan yang senantiasa memotivasi mahasiswa dan penelitinya berkontribusi menghasilkan karya bermanfaat secara global.