Mahasiswa Pascasarjana Unilak Terima Kuliah Umum Dari Staf Ahli Menteri PPN/Ka Bappenas, Bahas Pembangunan Riau

PEKANBARU – Staf ahli Menteri PPN atau Kepala Bappenas, Erwin Dimas, S.E., DEA., M.Si., memberikan kuliah umum di Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru.
Kuliah umum ini bertajuk “Menjawab Isu, Tantangan, dan Peluang Pembangunan Menuju Pemulihan Nasional”, Sabtu (29/10), di Aula Pustaka Unilak.
Dalam kuliah umum, anak dari mantan Bupati Indragiri Hilir, Drs H Bakir Alie tersebut mengajak peserta untuk menemu kenali arah pembangunan dan memfokuskan materinya pada pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi.
Pada pembukaannya, pria tamatan S-2 pada Faculte Economie, Gestion et Droit, Frances itu mengatakan bahwa tahun 2022 merupakan tahun pertama mulai lepas dari tekanan COVID-19, sekaligus tahun kunci pemantapan pemulihan ekonomi.
“3 Tahap Besar Bangsa Indonesia saat Ini yakni menurunkan Kasus, Pemulihan, dan Transformasi Ekonomi. Pada tahap transformasi ekonomi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia harus menuju Upper Middle Income Country”, imbuhnya.
Selain daripada itu, pria yang pernah mengenyam pendidikan khusus di kantor pusat IMF selama 3 bulan, di Washington USA dan JICA di Tokyo Jepang itu juga menyampaikan bahwa faktor penghambat utama pertumbuhan jangka panjang adalah keuangan dan infrastruktur. Dari aspek keuangan, faktor penghambatnya adalah terbatasnya financial inclusion atau literasi berinvestasi dan penyaluran kredit belum maksimal.

Pada aspek infrastruktur lanjut Erwin, kualitas kondisi jalan yang masih perlu ditingkatkan merupakan faktor penghambat yang utama. Padahal, Berdasarkan data BPS (2021), Riau termasuk 5 Provinsi terbesar sebagai kontributor industri manufaktur.
“Strategi pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi di Riau yang dapat kita lakukan adalah kuatkan engine of growth dan kuatkan pondasi ketahanan, dengan kata kunci berani untuk fokus, jejaring aktif antar instansi, dan mendorong peran swasta”, tuturnya.
Sekilas tentang Erwin Dimas, dia merupakan anak dari pasangan Drs H Bakir Alie dan dan Respati yang tak lain adalah Bupati Indragiri Hilir pada tahun 1977 sampai tahun 1987 yang lahir di Rengat, 5 Juli 1974.
Pada Kuliah umum ini, dibuka langsung oleh Ketua Yayasan Prof. Irwan Effendi, M.Sc., dengan jumlah peserta 320 orang mahasiswa Sekolah Pascasarjana Unilak. Selain tatap muka, kuliah umum ini juga dijalankan secara live streaming di akun Youtube Sekolah Pascasarjana Unilak.
Dalam kesempatan itu juga, Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak, Dr. Adolf Bastian turut memberikan sambutan dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut, khususnya kepada Staf Ahli Menteri Menteri PPN/Ka Bappenas yang bersedia dan berkesempatan hadir dalam Menjawab Isu, Tantangan, dan Peluang Pembangunan Menuju Pemulihan Nasional.

Dr. Adolf Bastian menaruh harapan dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat menyadarkan, membukakan mata kita bahwa perjalanan dalam membangun daerah, khususnya di Riau ini masih panjang dengan segala tantangan menghadang.
“Kekuatan kepemimpinan daerah sangat dibutuhkan dalam menciptakan inovasi serta kolaborasi dengan berbagai kalangan khususnya pada kita sebagai akademisi, hingga peningkatan kualitas SDM adalah syarat mutlak bagi daerah untuk mampu mengakselerasi pembangunan secara terpadu dan bersinergi antar bidang, baik ekonomi, sosial dan infrastruktur, sehingga tercapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik ke depan,” pungkas Adolf.