JAKARTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) I di Hotel Millennium, Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri oleh sekitar 1.200 guru dari seluruh Indonesia.
Ibunda Guru Indonesia yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Siti Hediati Hariyadi, atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, turut hadir untuk membuka acara tersebut.
Dalam sambutannya, dia menekankan pentingnya dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa. Menurutnya, program ini berperan signifikan dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa, yang pada gilirannya memudahkan tugas para guru.
Sebagai Ibunda Guru Indonesia, Titiek Soeharto mengetahui betul pentingnya program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat menghadiri kegiatan Konkernas I PGRI Tahun 2025 pada Selasa (11/02) malam, dia mengimbau kepada seluruh pihak untuk bersama mendukung program yang dicetuskan oleh Presiden ke-8, Prabowo Subianto itu.
“Program MBG ini amat membantu anak-anak untuk meningkatkan konsentrasi dalam belajar, kita semua harus mendukung MBG agar berjalan baik di seluruh Indonesia. Kalau anak-anak fokus dan konsentrasi dalam belajar, itu akan membantu guru dalam menjalankan tugasnya,” terang Titiek Soeharto.
Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., dalam kesempatan yang sama, mengenang perhatian almarhum Presiden Soeharto terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan guru. Beliau menyampaikan bahwa Gedung Guru/Kantor PGRI Pusat di Jakarta dibangun pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto, menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan nasional.

Titiek Soeharto juga menegaskan bahwa ayahnya, Presiden Soeharto, adalah sosok yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Hal ini terbukti dengan telah dibangunkannya gedung Kantor PB PGRI di Jakarta sebagai bentuk nyata kepeduliannya terhadap para pendidik.
Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. Adolf Bastian, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Dekan Pascasarjana UNILAK, turut memberikan apresiasi terhadap perjuangan, pengorbanan, dan dukungan yang telah diberikan oleh Titiek Soeharto terhadap dunia pendidikan.
Menurutnya, perhatian yang diberikan terhadap kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas pendidikan adalah bentuk nyata kepedulian yang harus terus diperjuangkan.
“Tentu ini menjadi contoh bagi kita semua, bahwa beliau merupakan tokoh inspiratif yang patut diapresiasi dan diteladani. Keikutsertaannya dalam membangun pendidikan di Republik Indonesia ini patut mendapat penghargaan besar,” ujar Prof. Adolf.
Selain itu, Profesor yang dikenal memiliki semangat tinggi dalam menjalankan roda organisasi PGRI Provinsi Riau itu juga menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dirancang oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana disampaikan oleh Titiek Soeharto dalam pembukaan Konkernas tersebut.
Ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama dalam memastikan siswa mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung perkembangan intelektual dan kesehatan mereka.














