Disampaikan Hj Peni Herawati, bahwa saat ini curah hujan di Negeri Seribu Suluk masih terbilang tinggi, sehingga memicu terjadinya penambahan volume air yang berpotensi menimbulkan bencana banjir.
“Kepada seluruh relawan PMI untuk tetap semangat dan bersiaga membantu para korban bencana, karena berdasarkan Prediksi BMKG, Curah Hujan di Daerah kita masih tinggi,” Kata Hj Peny, Selasa (04/01).
Selain dari siap siaga banjir, Hj Peny juga mengingatkan kepada seluruh Kader dan Relawan PMI Rohul untuk senantiasa aktif membantu masyarakat korban banjir, terutama memastikan pertolongan asupan makanan sehingga korban banjir tidak terkena penyakit.
“Ayo turun ke ke rumah-rumah warga, terutama membantu membersihkan rumah pasca banjir, selain itu pastikan tidak ada warga yang kekurangan logistik terutama makanan, ” Tegasnya.
Hj Peny yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Rohul itu juga mengajak kepada seluruh masyarakat Rokan Hulu untuk tetap waspada dan siap siaga jika terjadi banjir secara tiba-tiba, mengingat tingginya curah hujan di Kabupaten Rokan Hulu maupun Kabupaten tetangga.
Ditempat yang berbeda, Sekretaris PMI Rohul H. Amri menjelaskan bahwa relawan PMI Kabupaten Rokan Hulu sejak terjadinya banjir pada sabtu (01/01) lalu, telah siap siaga di Markas PMI yang terletak di Sekitar Jembatan Sungai Rokan Kanan atau Sungai Batang Lubuh, Pasir Pengaraian.
“Sesuai arahan ibu Ketua, relawan siaga di Markas PMI Rohul mengantisipasi pergerakan yang membutuhkan dukungan segera. Termasuk kita sudah siapkan juga logistik bantuan untuk mendukung Dapur umum,” ungkapnya.
Selain daripada itu, bantuan Logistik juga juga telah disiapkan di gudang PMI guna didistribusikan segera sesuai kebutuhan daerah terdampak dari hasil asesmen yang dilakukan.
Diakui Amri lagi, selain Mengkoordinir bantuan logistik korban bencana banjir, relawan PMI Kabupaten Rokan Hulu juga membantu warga korban banjir dalam membersihkan rumah mereka dari endapan lumpur bekas banjir.
“Memang pembersihan Permukiman warga ini sempat terkendala dikarenakan Air PAM sebagai sumber air bersih warga tidak beroperasi, dikarenakan keruhnya air sungai batang Lubuh, namun semua itu segera diatasi, dimana PMI telah melakukan Kordinasi dengan BPBD untuk mendatangkan air bersih dari Sungai deras dengan menggunakan mobil Tangki Milik BPBD Rohul,” Pungkas Amri.