WBP di Rohul Mendapat Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan

PASIRPENGARAIAN – Berbagai upaya terus dilakukan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna memberi bekal terhadap warga binaan, sehingga nantinya dapat lebih terampil dan mandiri setelah lepas dan kembali ke tengah-tengah masyarakat.
Setelah sebelumnya berhasil melakukan  program pembinaan budidaya Lobster, Pemijahan bibit lele serta pembudidayaan ikan, dan kerajinan keris pasak bumi, kini Warga Binaan juga diberi kegiatan pembinaan pembuatan pakan ikan (pelet ikan).
“Pembinaan ini, rutin dilaksanakan oleh Warga Binaan Lapas Pasir Pengaraian untuk menggali dan meningkatkan bakat dan minat WBP sehingga menjadi terampil dan mandiri,” kata Kalapas Bahtiar Sitepu didampingi Ka.KPLP Parlin Hs dan Kasubsi Bimbingan Kerja Andi Sahairi saat meninjau proses pembuatan pelet ikan, Rabu (28/09).
Diakui Kalapas, pembuatan pelet ikan ini 100 persen dikerjakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Pasir Pengaraian
“Ini salah satu program pembinaan di Lapas kita, memberikan pembinaan yang kelak bisa dijadikan pekerjaan atau penghasilan bagi mereka Warga Binaan kita ketika sudah bebas nanti,” Jelas Bahtiar.
Dalam pembuatan pelet ikan tambah Kalapas, bahan yang dibutuhkan adalah dedak padi,ampas tahu, ampas kelapa, tepung jagung, tepung kanji, tepung ikan, ragi, molase dan vitamin booster.
“Dari bahan-bahan tadi, kemudian diolah menggunakan mesin,” katanya.
Bahtiar juga mengakui bahwa Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian pada program sebelumnya juga berhasil melakukan pemijahan ikan lele dan hasilnya diberikan kepada perwakilan keluarga Warga Binaan yang terdampak empiris akibat pidana dan langsung diserahkan oleh Kakanwil Kemenkumham Riau pada 7 September 2022 lalu.
“Diharapkan pembinaan ini mulai dari pembibitan hingga pakannya dapat di kembangkan oleh WBP sendiri,” Ujar Ka.KPLP Parlin.