Hal ini disampaikan oleh Kapolres Rokan Hulu, AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH melalui Kasat Lantas Polres Rohul, AKP Akhmad Rivandy SIK, Kamis (05/01) saat dikonfirmasi oleh awak media Haluan Riau.
Dijelaskan AKP Akhmad Rivandy, melalui laporan rekapan hasil Satgas KamseltibcarLantas Polres Rohul, kecelakaan Lalu Lintas (Laka lantas) mengalami penurunan selama pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning (LN), dari 3 korban pada tahun 2021, kini hanya menjadi 1 orang pada tahun 2022.
“Penekanan terhadap terjadinya Laka Lantas terus kita lakukan, salah satu upayanya yakni dengan memberikan sosialisasi dan himbauan-himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta penggunaan atribut kendaraan, seperti helm dan lainnya,” katanya.
Selain daripada itu, diakui AKP Akhmad Rivandy, bahwa pelanggaran teguran pada Operasi LN 2022 juga mengalami kenaikan, dimana pada tahun 2021 sebanyak 288 pelanggaran, sedangkan tahun 2022 sebanyak 480.
“Sesuai dengan arahan Kapolri, pada tahun ini kita tidak melakukan penilangan terhadap para pelanggar lalu lintas, melainkan teguran secara langsung kepada para pengendara,” tambahnya.
Diakui Kasatlantas, selain melakukan penertiban di Jalan, Satlantas Polres Rohul juga ikut mengamankan beberapa lokasi objek wisata di Negeri Seribu Suluk.
“Yah, kita juga ikut mengamankan beberapa tempat, seperti Islamic Center, beberapa pusat perbelanjaan dan tepi jalan,” sebutnya.
Demi mengamankan Lalu Lintas, AKP Akhmad Rivandy mengaku tim Satgas KamseltibcarLantas Polres Rokan Hulu juga melakukan Kegiatan Pendidikan Masyakarat (Dikmas) lantas melalui media spanduk, sticker dan media sosial guna mengurangi terjadinya Laka Lantas.