PEKANBARU – Prof. Dr. Adolf Bastian, M.Pd., Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Riau sekaligus Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (UNILAK), memberikan dukungan penuh terhadap arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menuntut agar aspirasi rakyat didengar dengan cara damai serta menolak segala bentuk anarkisme.
“Saya sangat mendukung arahan Pak Presiden Prabowo yang menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan aspirasi adalah hak konstitusional yang harus dihormati,” tegas Prof. Adolf Bastian.
Ia melanjutkan, “Aspirasi yang disampaikan secara kritis dan damai merupakan bagian dari demokrasi sehat, dan kami mendukung mahasiswa sebagai agent of change yang berani menyuarakan pendapat dan berunjuk rasa secara tertib.”
Mengingat akan berlangsungnya unjuk rasa oleh mahasiswa Riau besok, Prof. Adolf menekankan pentingnya agar aksi digelar secara terorganisir dan bertanggung jawab.
“Kami berharap aksi tersebut berjalan tertib, sesuai aturan hukum, serta jauh dari tindakan anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap demokrasi yang berimbang antara kebebasan berekspresi dan ketertiban sosial,” sebutnya.
Selain itu, Prof. Adolf juga menegaskan kepada aparat kepolisian yang bertugas mengawal aksi tersebut.
“Kami mengajak aparat agar menjaga sikap humanis dan tidak bersikap reaktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama unjuk rasa berlangsung, sehingga suasana di Riau tetap kondusif dan aman bagi semua pihak,” ujarnya.
Sebagai Ketua PGRI Riau, Prof. Bastian juga mengingatkan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam membentuk karakter mahasiswa agar kritis namun tetap beretika dan bertanggung jawab.
“Sekolah Pascasarjana UNILAK berkomitmen kuat untuk melahirkan generasi intelektual yang berkualitas akademik dan sekaligus mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Dengan dukungan tegas ini, Prof. Adolf Bastian menegaskan posisi UNILAK dan PGRI Riau sebagai lembaga yang terus mengedepankan kebebasan akademik dan demokrasi, sekaligus menjunjung tinggi penegakan hukum demi menjaga ketertiban dan persatuan masyarakat.
“Kita harus bersatu menjaga keutuhan bangsa agar aspirasi rakyat dapat menjadi energi untuk membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” tutupnya dengan harapan besar.