PASIRPENGARAIAN – Setelah sebelumnya sempat memimpin Ikatan Keluarga Jawa Riau pada tahun 2016 hingga 2021, Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman kembali dipercaya memimpin organisasi yang sama dan resmi dikukuhkan oleh Gubernur Riau, H Syamsuar sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKJR periode 2021-2026.
Pelantikan orang nomor satu di Kabupaten Rokan Hulu dilakukan di Ballroom Hotel Grand Central Pekanbaru, Riau, Sabtu (05/02) malam, sesuai Surat Keputusan (SK) kepengurusan dengan Nomor 04 DPP /IKJR/12/ 2021, tanggal 26 Desember 2022.
Turut hadir dalam acara Forkopimda Riau, seperti Kajati, perwakilan Danrem, perwakilan Kapolda, dan perwakilan Danlanud. Sedangkan dari Kabupaten Rokan Hulu, turut hadir Kapolres Rohul, Sekda dan Kepala OPD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) serta Ketua IKJR kabupaten/kota se Provinsi Riau.
Dalam kata sambutan Ketua Umum DPP IKJR Provinsi Riau, H. Sukiman mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Riau, H Syamsuar yang dalam kesibukannya masih menyempatkan diri untuk hadir dalam pelantikan DPP IKJR
“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebahagian kami, untuk organisasi ini lebih eksis dan berkembang di masa yang akan datang,” Kata Sukiman.
Dijelaskan H Sukiman bahwa organisasi IKJR merupakan suatu perkumpulan dalam bentuk ikatan atau kesatuan untuk bersinergi secara kekeluargaan, karena mempunyai hubungan etnis dan suku serta keturunan yang berasal dari Pulau Jawa, yang berdomisili di Provinsi Riau.
“Berdasarkan sejarah, suku dan etnis melayu sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda berabad yang lalu, dari berbagai etnis dan suku baik dalam dan luar negeri, suku dan etnis Jawa merupakan etnis paling dekat, cepat berbaur dengan suku Melayu, karena kata sejarawan Wang Gongwu mendapat tempat khusus di hati masyarakat melayu dan disebut sebagai migran serumpun. Justru lebih kuat lagi apa yang di katakan Syeid Abdullah bin Abdul Hamid Al Idrus memasukkan suku dan etnis Jawa sebagai bagian dari bangsa Melayu,” Jelas H Sukiman.
“Terbukti sekarang berdasarkan sensus penduduk 2020, suku dan etnis Jawa berada pada urutan ke 2 penduduk Provinsi Riau setelah etnis Melayu, yaitu 1,6 juta atau 25,05% dan melayu 37,74% atau 2,4 juta orang,” Tambah Ketum DPP IKJR, Sukiman.
Dengan banyaknya masyarakat Suku Jawa di Provinsi Riau, H Sukiman berpandangan bahwa hal itu merupakan potensi untuk diberdayakan dan dihimpun dalam suatu wadah atau lembaga agar bermanfaat lebih ditengah masyarakat yang lebih besar.
“IKJR dapat juga sebagai wadah pengembangan kiprahnya baik sosial kemasyarakatan, adat istiadat dan kebudayaan berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika dan dimana bumi di pijak di situ langit dijunjung,” Ungkap H Sukiman.
Sementara itu, Gubernur Riau H Syamsuar mengaku sangat mengapresiasi organisasi IKJR yang telah berbuat dan berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di Riau, sehingga diharapkan IKJR kedepannya dapat memperkokoh hubungan silaturahmi dan kekerabatan membangun persatuan dan kesatuan.
“IKJR dapat menjadi panutan, dalam hubungan harmonis dan komunikasi terbuka bersama dengan anak bangsa Riau, dimana IKJR ikut membangun persatuan dan kesatuan antar etnis dan suku yang ada di Provinsi Riau,” Kata Gubernur.
Diakui H Syamsuar, bahwa Provinsi Riau merupakan rumah damai untuk beragam etnis, dimana perkumpulan masyarakat yang tergabung dari berbagai etnis dapat hidup rukun damai, tertib dan aman.
“Saya berharap, seluruh masyarakat kita dapat menjalin kerjasama dan sinergi. Hidupkan adat dan budaya serta wariskan kepada ke generasi muda dalam rangka usaha mempertahankan nilai-nilai kebangsaan dan Nasional kita,” Singgung Gubri.