PASIRENGARAIAN – Perbedaan adalah suatu keberagaman, yang bisa kita lakukan adalah menerima perbedaan tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan. Perbedaan bukan justru kita jadikan sumber konflik melainkan sebisa mungkin kita jadikan tolak kekuatan untuk membangun kehidupan yang harmonis, damai dan penuh toleransi. Sehingga kedamaian di dunia bisa betul-betul terwujud.
Indonesia adalah salah satu negara yang banyak memiliki keberagaman, Perbedaan yang beragam seperti suku, ras, etnik, agama, budaya ,bahasa ,dan adat istiadat di dalamnya. Perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia sesungguhnya merupakan aset bangsa yang tak ternilai harganya. Hal ini karena tak banyak negara yang memilikinya.
Salah satu cara menjaga dan merawat perbedaan yang beragam tersebut adalah dengan Bhinneka Tunggal Ika, Bhineka Tunggal Ika (berbeda beda tetapi tetap satu jua) merupakan semboyan negara indonesia yang dijadikan sebagai dasar untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan negara indonesia dimana kita harus menerapkannya dalam kehidupan sehari hari, yakni dengan cara hidup saling menghargai satu sama lain. Maka dari itu kita sebagai rakyat Indonesia harus tetap menjaga keutuhan dalam kebersamaan membangun Negara kesatuan yang majemuk.
Terciptanya situasi keamanan merupakan tanggung jawab bersama, koordinasi dan hubungan baik antara aparat keamanan dalam hal ini TNI – Polri, aparat Pemerintah dan masyarakat merupakan kunci terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Terkait hal tersebut diatas, Sabtu (28/05) pukul 12.00 WIB, M. Andi Sidomulyo Pondok selaku pemilik santri Quranic Healing Indonesia yang berada di Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujung Baru Kabupaten Rohul sekaligus tokoh politik memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menanamkan rasa cinta NKRI dan tolak masuknya paham Radikalisme, terorisme serta mengajak masyarakat untuk lebih memperkuat Toleransi antar umat beragama serta kesukuan yang ada diwilayah Riau khususnya Kabupaten Rohul.
“Kami menginginkan terjalinnya kerukunan dan keharmonisan ditengah masyarakat Riau khususnya Kabupaten Rohul. Baik keharmonisan sesama pemeluk beragama, lintas agama maupun lintas suku bangsa. Sehingga kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut peduli dalam menjaga keutuhan NKRI dan menjauhi paham-paham radikal yang dapat memecah persatuan,” ucap M. Andi Sidomulyo.
Mengharapkan agar pihak-pihak tertentu jangan memanfaatkan perbedaan dan keberagaman untuk memecah belah bangsa Indonesia demi kepentingan jangka pendek untuk merusak suasana yang telah aman, damai, tenang dan kondusif di Negara Kesatuan Republik Indonesia terutama di wilayah Riau khususnya Kabupaten Rohul.
“Memelihara dan menjaga keberagaman merupakan tugas seluruh lapisan masyarakat. Toleransi umat beragama yang telah terwujud sejak dulu harus kita pertahankan, demi terciptanya rasa aman dan damai serta toleransi umat beragama.” Tutupnya.