Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dr Bambang Triono kepada awak Media, Selasa (24/05).
Diakui Bambang, bahwa hingga saat sekarang ini belum ditemukan korban penderita Hepatitis akut di Negeri Seribu Suluk. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tetap melakukan kewaspadaan terhadap penyakit yang diketahui telah menelan banyak nyawa tersebut.
“Sebenarnya penyakit hepatitis akut ini hampir sama dengan penyakit hepatitis kebanyakan, Gejalanya seperti urin berwarna pekat, mata menguning, diare dan mual-mual,” jelas Bambang.
Lanjut Dr Bambang lagi, diketahui penyakit Hepatitis akut ini disebabkan oleh virus yang hingga pada saat sekarang ini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Bahkan pada beberapa kasus ada yang sampai menyebabkan meninggal dunia.
“Oleh karena itu, inilah yang kami pertegaskan kepada seluruh Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kabupaten Rokan Hulu untuk melakukan kewaspadaan diri dan memantau serta melakukan edukasi kepada masyakarat sehingga masyarakat nantinya mengetahui dan berupaya menghindari dari terjangkit penyakit Hepatitis akut ini,” ungkap Bambang.
Guna menghindari terjangkit penyakit Hepatitis, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, melalui Kadiskes Rohul, dr Bambang mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Inilah sebenarnya yang menjadi kunci, karena seperti yang kita ketahui bahwa penyakit hepatitis ini berhubungan dengan lingkungan dan makanan yang sehat dan bersih,” jelasnya mengakhiri.