Studi Tiru kali ini dipimpin langsung oleh Ketua ZI Lapas Pasir Pengaraian Sunu Istiqomah Danu dan Ketua Kelompok Kerja serta anggota Pokja dan juga turut hadir Ka.KPLP Marcos Sihombing, Kasubag TU Erpis Candra dan Kasubsi Registrasi Anton Fernando.
Dalam kedatangannya ke Ibu Kota Medan, Tim ZI Lapas Pasir Pengaraian disambut dengan Yel-Yel dari Petugas Rutan Perempuan Medan dan Warga Binaan Rumah Tahanan Negara Perempuan Kelas IIA, Medan.
Kepala Rutan Perempuan Medan, Ema Puspita terlihat senang menerima Studi Tiru dari Lapas Pasir Pengaraian.
Ketua ZI Rutan Perempuan Medan Ika Suryani dalam kata sambutannya menjelaskan terkait tugas dan fungsi dari seluruh Pokja.
“Kami sangat senang kedatangan rekan-rekan di Rutan kami, semoga Tahun ini Lapas Pasir Pengaraian meraih WBK”. Ujar Karutan Perempuan Ema.
Karutan Perempuan juga mengajak rombongan dari Lapas Pasir Pengaraian berkeliling di sekitar Rutan.
“Terimakasih telah menerima kunjungan kami dengan baik, dan hasil studi tiru akan kami laporkan kepada Bapak Kakanwil Riau dan akan kami aplikasi juga untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi”.Jelas Sunu Ketua ZI Lapas Pasir Pengaraian.
Perlu diketahui, Rutan Perempuan Kelas IIA Medan telah meraih predikat WBK di Tahun 2021 dari Kemenpan RB. Maka dari itu, Lapas Pasir Pengaraian meniru segala prospek yang telah dibangun Rutan Perempuan Medan sehingga berhasil meraih predikat WBK.