Akibat kekurangan daya Listrik tersebut, dijelaskan Umzakirman, fasilitas Masjid seperti AC, lampu menara, Kolam Air Mancur dan fasilitas lainnya yang membutuhkan listrik untuk sementara tidak berfungsi.
Untuk mengatasi persoalan ini, diakui Umzakirman bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rohul telah mencari solusi, yakni berupa anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Riau Kepri Syariah berupa Trafo dengan daya 100.000 Watt.
“Saat ini dalam proses Administrasi dan Pengadaan BRK Syariah. Jika sudah terealisasi, dengan harapan Operasional Masjid Agung Islamic Center Rohul dapat kembali optimal,” harapnya.
Diakui pria yang sempat viral akibat kesalahan input kekayaan tersebut, sejak awal Ramadhan Proses permohonan pengadaan Trafo melalui CSR BRK Syariah secara administratif sudah dikirim ke Kantor BRK Syariah. Dimana informasinya setelah Idul Fitri ini akan diproses.
“Secara Administrasi sudah kita kirim ke BRK Syariah, terkait pengadaan Travo itu sudah menjadi kewenangan BRK Syariah, kita menunggu jawaban resmi dari BRK Syariah, infonya setelah Idul Fitri ini diproses. Jika sudah terpasang baru diserahkan ke Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rohul,” pungkasnya.