Pertama Dalam Sejarah, Banjir di Rohul Diikuti Dengan Serpihan Balok dan Lumpur

PASIRPENGARAIAN – Memasuki Tahun Baru 2022, Banjir kembali menghadang Kabupaten yang dijuluki Negeri Seribu Suluk, Kabupaten Rokan Hulu. Berbeda dengan banjir-banjir sebelumnya, banjir di Sungai Rokan Kanan atau Sungai Batang Lubuh itu disertai dengan Balok kayu yang diikuti dengan lumpur pekat.
Dijelaskan Kepala Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Basron bahwa meluapnya Air Sungai Batang Lubuh terjadi pada Sabtu (01/01) pukul 05.00 WIB.
“Lebih tepatnya setelah shalat Subuh, air sudah mulai naik, sehingga kami sampaikan kepada seluruh warga untuk siap siaga terjadi luapan air banjir,” katanya.
Diakui Basron lagi, ini merupakan kali pertama di Sungai Batang Lubuh terjadi Banjir diikuti dengan serpihan balok kayu yang banyak dan lumpur.
Dalam pantauan awak media, ribuan ikan di Sungai Batang Lubuh tampak naik ke permukaan sungai, sehingga masyarakat tidak ingin ketinggalan untuk menangkap ikan dengan mudah.
Saat ini, banjir Sungai Batang Lubuh telah memasuki pinggiran jalan Simpang Supra Pasir Pengaraian, tampak pengendara  tidak bisa melewati jalan tersebut dan harus berputar arah.
Sementara itu, saat dikonfirmasi ke Plt Kepala BPBD Rohul, Afrizal mengaku telah mempersiapkan segala keperluan menghadapi banjir.
“Sudah, semua telah kita siapkan di Posko banjir yang ada di dekat Kantor PMI Kabupaten Rokan Hulu, Pasir Pengaraian,” Jelas Afrizal.
Dia juga mengatakan bahwa banjir yang diikuti dengan serpihan kayu dan lumpur ini diduga merupakan akibat terjadinya erosi di Hulu Sungai.
“Saya mendapat informasi dari anggota Dewan komisi III, ada banjir bandang di Padang Lawas, diperkirakan ini merupakan banjir kiriman dari atas bukit,” Pungkasnya.