JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik sepuluh orang anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat sore. Ketua Komisi tersebut adalah Jimly Asshiddiqie, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008. Dikutip dari Antara pada Sabtu (8/11/2025).
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122P Tahun 2025 tentang pengangkatan anggota Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Selain Jimly, Presiden juga melantik sembilan orang anggota lainnya, di antaranya Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, mantan Menteri Dalam Negeri dan Kapolri periode 2016–2019 Jenderal Pol (Purn.)
Tito Karnavian, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan periode 2019–2024 sekaligus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008–2013 Mahfud MD, mantan Kapolri periode 2019–2021 Jenderal Pol (Purn.) Idham Aziz, serta mantan Kapolri periode 2015–2016 Jenderal Pol (Purn.) Badrodin Haiti.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keppres tentang pelantikan anggota Komisi Reformasi Polri.
Setelah itu, para anggota komite mengucapkan sumpah jabatan. Presiden berdiri di depan para anggota dan memimpin pengucapan sumpah, yang kemudian diikuti seluruh anggota secara bersamaan.
Prabowo menyampaikan, “Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara,”
Setelah pengucapan sumpah selesai, Jimly menandatangani berita acara pelantikan.
Setelah itu, Presiden Prabowo dan para pejabat menyalami para anggota yang baru dilantik.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah menteri, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Pembentukan Komisi Reformasi Polri merupakan salah satu janji Prabowo untuk mewujudkan reformasi internal Polri, terutama setelah muncul banyak desakan dari berbagai kelompok masyarakat pada akhir Agustus 2025. Tulis (Mo).