Ribuan Ikan di Sungai Dua Mati, Diduga Akibat Limbah Perusahaan

PASIRPENGARAIAN – Masyarakat Kepenuhan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan (AMPLK) mengutuk keras aksi pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh oknum perusahaan sehingga mengakibatkan ribuan ikan di Sungai Dua mendadak mati dan hanyut di sepanjang hamparan sungai.
Tepat pada Minggu (16/03), masyarakat Luhak Kepenuhan bersama Kepala Desa Kepenuhan Hulu, Nurhadi AS melakukan peninjauan langsung ke Sungai dua yang terletak di Dusun 3 Pedadaran, Desa Kepenuhan Hulu. Adapun peninjauan ini dilakukan pasca diterimanya laporan dari para nelayan setempat yang menjumpai ribuan ikan mati dan terapung di sungai Dua.

Dengan menggunakan sampan, Masyarakat bersama Kepala Desa Kepenuhan Hulu menyaksikan langsung ratusan hingga ribuan ikan mati terapung dan hanyut terbawa arus sungai.
Ketua Umum AMPLK, Masril Awar.SH diwakili Sekretaris Umum, Bustami didampingi Bendahara Umum, Zairul Efendi. SH mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi sungai yang dipenuhi dengan ikan yang mati.
“Kami terjun langsung ke lapangan setelah adanya laporan dugaan pencemaran limbah industri yang terjadi di sungai Dua,” kata Bustami.

Dalam pengakuannya, Bustami mengaku sangat mengutuk keras aksi pencemaran lingkungan oleh oknum perusahaan, sehingga berdampak pada mata pencarian nelayan.
“Tentu ini akan berdampak pada penghasilan para nelayan yang dalam beberapa bulan kedepan akan sulit untuk mendapatkan ikan, sehingga nantinya tingkat ekonomi para nelayan juga akan berkurang,” sebutnya.
Terhadap Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bustami berharap dapat memberikan sanksi berat kepada perusahaan yang kedapatan melakukan pencemaran lingkungan sehingga mengakibatkan ribuan ikan di Sungai Dua mati.
“Dan apabila nantinya ketahuan, pihak Perusahaan harus bisa memberi kompensasi kepada para nelayan yang dirugikan atas aksi pencemaran lingkungan yang dilakukan,” tambahnya.
Senada dengan itu, Kades Kepenuhan Hulu, Nurhadi AS turut mengecam aksi pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh oknum perusahaan, sehingga mengakibatkan ribuan ikan mati.

“Kami atas nama Pemerintah Desa sangat mengecam sekali tindakan pencemaran lingkungan dalam bentuk limbah ini, mengingat sungai dua merupakan sumber kehidupan masyarakat di Desa Kepenuhan Hulu,” sebut kades.