Diakui Kapolsek Rambah, IPTU Syafruddin SH, Selasa (12/07) atas kerjasama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan BPBD Kabupaten Rokan Hulu, kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Suka Maju berhasil dipadamkan setelah beberapa hari terbakar.
“Dapat kami laporkan dari lapangan, saat ini kondisi api telah padam. Langkah-langkah yang kami lakukan melakukan pendinginan dan pemadaman,” jelas IPTU Syafruddin.
Diakui IPTU Syafruddin, dikarenakan keterbatasan alat, pemadaman dan pendinginan kebakaran oleh tim gabungan dilakukan secara manual, yakni dengan menggunakan ranking kayu dan air seadanya.
“Untuk lahan yang terbakar ini, diperkirakan sekitar 80 hektare dengan kondisi lahan di daerah perbukitan,” jelasnya.
Untuk menghindari terjadinya Karhutla, dia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk tidak membuka lahan atau berkebun dengan cara membakar, hal ini dikarenakan sangat berbahaya baik bagi lingkungan maupun kesehatan.
Sementara itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir mengatakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya tugas aparat TNI Polri dan BPBD saja.
Dia pun mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan dan alam.
“Masyarakat kita ajak berperan aktif untuk mencegah Karhutla, mari secara bersama kita cegah Karhutla di Kabupaten Rokan Hulu,” tutupnya.