PEKANBARU – Program Magister Pedagogi Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) menyelenggarakan training bertema “Artificial Intelligence for Student Research” selama dua hari, 1-2 November 2024. Bertempat di lantai 3 gedung Pascasarjana Unilak, acara ini diikuti oleh ratusan mahasiswa yang terbagi dalam 2 hari, dengan penuh antusias mereka mempelajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung penelitian akademik mereka.
Acara tersebut dibuka oleh Wakil Dekan I Pascasarjana Unilak, Dr. Anto Ariyanto, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Anto menyampaikan harapannya agar para mahasiswa mampu memahami teknologi AI secara mendalam dan memanfaatkannya sebagai solusi dalam menyelesaikan tugas penelitian, khususnya dalam penulisan tesis.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang pendidikan dan teknologi, yaitu Raudhah Awal, S.Pd., M.Pd., dan Ermina Sari, S.TP., M.Sc. Pada sesi pertama, Raudhah Awal menyampaikan materi terkait manfaat dan kegunaan teknologi AI yang semakin canggih dalam membantu proses belajar dan penelitian. Salah satu platfrom yang diperkenalkan adalah Groupy, platform yang mendukung kolaborasi dan riset mahasiswa. Selain itu, Raudhah juga membahas penggunaan ChatGPT, sebuah alat AI yang berguna untuk mencari informasi dan inspirasi dalam penulisan tesis. Dengan teknologi ini, mahasiswa dapat memperoleh ide-ide baru serta referensi yang relevan secara lebih cepat dan efisien.
Sesi kedua dilanjutkan dengan materi oleh Ermina Sari, S.TP., M.Sc., yang mengulas aplikasi-aplikasi khusus dalam penulisan akademik, seperti ContCensus yang berguna sebagai mesin pencari untuk penelitian ilmiah dengan cara mengumpulkan temuan langsung dari studi ilmiah. Kemudian ada SciTee yang dapat membuat ringkasan dengan kutipan asli menggunakan analisis kutipan inovatif untuk mengevaluasi kualitas dan dampak studi ilmiah, memberikan pemahaman terperinci tentang bagaimana temuan penelitian dipersepsikan dalam komunitas ilmiah melalui metrik kutipan cerdas. Kedua mesin AI ini menawarkan beragam fungsi untuk mempermudah mahasiswa dalam proses analisis data dan penyusunan referensi yang lebih akurat.

Saat di wawancarai, Dr. Marwa, S.Pd.I., M.A, selaku Ketua prodi Magister Pedagogi menyampaikan harapan nya “Semoga dengan adanya Training nya ini, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan alat-alat AI tersebut dalam menulis tesis secara lebih sistematis, dan tentunya tidak susah seperti yang dibayangkan secara manual lagi,” sebutnya.
Disamping materi dan praktik, pihak Pascasarjana Unilak juga mengunduh kan Platform Premium berupa Groupy secara Gratis untuk mahasiswa yang mengikuti training tersebut.
Dr. Adolf Bastian, S.Pd., M.Pd., Dekan Pascasarjana Unilak, menekankan bahwa tujuan utama dari training ini bukan hanya untuk memenuhi syarat ujian tesis, tetapi juga untuk memberikan pemahaman mendalam agar mahasiswa dapat segera memulai penulisan tesis mereka dan menyelesaikannya dengan lebih cepat.

“Kami berharap setelah training ini, mahasiswa tidak hanya memahami, tetapi juga mampu langsung mengaplikasikan teknologi AI dalam menyelesaikan penelitian mereka dengan cepat dan tepat” ujar Dr. Adolf.
Training di hari pertama ini berlangsung dengan penuh antusias dan interaksi antara narasumber dan peserta, yang diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa Pascasarjana Unilak dalam memanfaatkan AI dalam riset akademik mereka.












